- Sorot Anggaran Lift Rp 1,8 Miliar di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, CBA Minta Kejati DKI Selidiki
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- RoboSports Bangun Ekosistem Olahraga Robotik Modern
- Kolaborasi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
- Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H
- Sosialisasi Permen 2/2026 tentang Kearsipan, Sekjen ATR/BPN: Pengelolaan Arsip Penting bagi Pelayanan Pertanahan
- Berikan Pengarahan di Rakerda Kanwil BPN Provinsi Sumsel, Sekjen ATR/BPN: Kemampuan Kelola Tiga Instrumen Jadi Kunci Sukses Pemimpin
- Bedah Buku di Universitas Sahid, GEMA Kosgoro Dorong Menlu Sugiono Pelajari Reunifikasi Korea: Game Theory
- Politisi PKB Safari Ramadhan Perkuat Kebersamaan Bersama Masyarakat Lahei
- Dewan Hasrat, Safari Ramadhan Jadi Wadah Serap Aspirasi Warga Lahei
Selebrasi P5 SDN Kemanggisan 17 Jakarta Barat

Keterangan Gambar : Selebrasi P5 SDN Kemanggisan 17 Jakarta Barat
MEGAPOLITANPOS.COM, JAKARTA - SDN Kemanggisan 17 Jakarta Barat menggelar Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ( P5), yang merupakan salah satu bagian yang tak terpisahkan dalam implementasi kurikulum merdeka ( IKM). Acara yang berlangsung di halaman sekolah tersebut dihadiri oleh Kasatlak Joko Sunarko, Pengawas Kuat Waluyo, Vasilitator kemendikbud Ramdani, Kepala Sekolah SDN Kemanggisan 17 Suparti beserta beberapa kepala sekolah penggerak dan segenap guru serta siswa SDN Kemanggisan 17, Jumat, (09/06/2023).
Kegiatan P5 ini digelar dengan mengambil tema "Seni Untuk Bumi.” Dalam acara diisi beberapa penampilan yang dipertunjukan oleh para siswa. diantaranya ada 11 fashion show dan 13 penampilan hasil karya kreatif dari para siswa berupa produk daur ulang dari sampah kertas maupun plastik menjadi barang yang lebih bermanfaat. Seni kreativitas projek P5 SDN Kemanggisan 17 Jakarta Barat ini dilaksanakan oleh Ketua Panitia Amalia Safitri. Kepada awak media Amelia mengatakan, proses kegiatan P5 ini sudah dilaksanakan sejak tahun lalu, tepatnya pada semester 1 tahun ajaran baru, dan pada hari ini merupakan puncak acara selebrasi P5.

Baca Lainnya :
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- Pesantren Al-Mizan Gelar Ramadhan Fest 2026, Hadirkan Zikir hingga Bahtsul Masail
- Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi
- Milad ke-65 H. Ateng Sutisna, Doa dan Apresiasi Mengalir untuk Anggota DPR RI dari PKS
- AKG Jadi Sorotan Utama, Bupati dan Kadisdik Awasi Menu MBG hingga Detail
"Kegiatan projek P5 ini prosesnya sudah dilaksanakan sejak semester 1 yang lalu dan hasilnya ditampilkan sekarang. Seni kreatif siswa dalam mengikuti program ini cukup menggembirakan," ujarnya.
Sementara Kepala SDN Kemanggisan 17 Suparti menjelaskan dalam melaksanakan program P5 yang seiring dengan kurikulum merdeka ini dapat bermanfaat bagi siswa, sekolah, masyarakat dan lingkungan. Kurikulum merdeka tahap pertama untuk kelas 1 dan 4 dan tahap berikutnya adalah kelas 2 dan 5, kemudian kelas 3 dan 6. Kompetensi P5 memperhatikan beberapa faktor yang dapat memberikan pengaruh, baik faktor internal atau faktor eksternal. Adapun contoh faktor internal yang diperhatikan adalah ideologi, sementara contoh dari faktor eksternal adalah tantangan di era digital. P5 berupaya menjadikan peserta didik sebagai penerus bangsa yang unggul dan produktif, kreatif, inovatif serta berakhlak mulia dalam berkeimanan, serta dapat turut berpartisipasi dalam pembangunan global yang berkesinambungan.
"Semoga setelah terlaksananya kegiatan selebrasi P5 pada hari ini dapat bermanfaat bagi siswa, sekolah, masyarakat serta lingkungan. Dan saya juga berharap, dalam melaksanakan kurikulum merdeka ditahun berikutnya dapat lebih baik lagi," ungkap Suparti.
Sementara wakil kepala sekolah Midiana menambahkan bahwa acara ini sudah dipersiapkan dalam waktu sebulan, namun pelaksanaan P5 itu sendiri sudah dilaksanakan sejak sekolah mendapatkan status sekolah merdeka.
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah projek yang akan menemukan jawaban atas pertanyaan mengenai berbagai permasalahan. Peserta didik dengan kompetensi seperti apa yang ingin dihasilkan oleh sistem pendidikan Indonesia, menitik beratkan pada nilai - nilai keimanan, kepedulian sosial, pembentukan karakter serta kreativitas peserta didik. Projek tersebut dilakukan dengan menanamkan karakter pada pribadi peserta didik berdasarkan nilai-nilai pancasila. Hal tersebut disampaikan Kuat Waluyo saat ditemui wartawan.
Ia juga menambahkan, "tujuannya bukan hanya hasil pameran produk kreatif yang saat ini ditampilkan, melainkan proses program P5 ini tetap akan berkelanjutan. Sehingga tertanam pada karakter siswa sampai dewasa nanti, dengan nilai - nilai keimanan, akhlak mulia, kepedulian sosial, kegotong - royongan, kemandirian, kreatifitas siswa dalam menganalisis permasalahan serta menemukan solusi dengan produk kreatifnya."
Hal senada juga disampaikan Ramdani, Vasilitator dari Kemendikbud, " P5 itu adalah bagian penting dari program implementasi kurikulum merdeka. Tujuan P5 itu sebenarnya untuk membentuk karakter siswa agar memiliki keimanan, ketakwaan, gotong - royong, kemandirian, kreatifitas dan lain sebagainya. P5 harus dilakukan secara aktif dan praktis yang dapat mendorong siswa terus kreatif dalam menyelesaikan permasalahan dilingkungannya," kata Ramdani. (Meira)














