- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- DPRD Dukung Langkah Penguatan Penanganan Karhutla dan BBM di Barito Utara
- Wakil Ketua DPRD Barito Utara Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- DPRD Barito Utara Hadiri Seluruh Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Pimpin Rapat Karhutla dan BBM, Bupati Tekankan Bangun Koordinasi dan Kumonikasi Yang Cepat
- Diduga Lalai Mematikan Kompor LPG Warung Pujasera Istana Gebang Nyaris Ludes Terbakar
- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
Rekan Anies Lampung Konsolidasi, Petani Sampaikan Keluhan
Rekan Anies provinsi Lampung

Keterangan Gambar : Rekan Anies
MEGAPOLITANPOS.COM: Rekan Anies - Bandar Lampung, Selasa (25/10) 35 orang perwakilan dari 12 kota dan kabupaten se-Lampung berkumpul melakukan konsolidasi guna penguatan dan perluasan jaringan pemenangan Anies Baswedan sebagai presiden di pemilu 2024.
Ke 35 orang tersebut mengaku tergabung dalam Relawan Kemenangan Anies Baswedan (Rekan Anies) dibawah komando ketua umun Rekan Anies, Ir. Dedi Satria.
Irwan Priyanto, koordinator Rekan Anies provinsi Lampung mengatakan bahwa agenda ini dilakukan untuk memperkuat soliditas jaringan Rekan Anies di provinsi Lampung.
"Ajang konsolidasi dan
silaturahmi antar pengurus pusat, provinsi, dan kota kabupaten. Agar semakin mantap bergerak dan berjuang memenangkan Anies Baswedan di 2024" ujar Irwansyah di Kopi Nate, Bandar Lampung.
Sementara di tempat yang sama, ketum Rekan Anies, Dedi Satri mengatakan bahwa konsolidasi yang dilakukan Rekan Anies provinsi Lampung ini sangat penting mengingat banyak perkembangan di daerah-daerah pasca selesainya masa jabatan Anies Baswedan sebagai gubernur DKI Jakarta.
"pasca purna tugas pak Anies, sekarang saatnya fokus untuk menguatkan dan mensolidkan jaringan, serta juga mengupdate permasalahan yang terjadi di daerah-daerah" jelas Dedi.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan dari kabupaten Pesawar yang juga petani, Yuda mengungkapkan keluhan terkait mahalnya harga pupuk urea.
"besar harapan saya ketika pak Anies jadi presiden dapat membenahi ketersediaan pupuk dan mahalnya harga pupuk urea" ungkap Yuda.
Seperti diketahui bahwa pemerintah melakukan kebijakan kenaikan harga pupuk urea akibat dicabutnya subsidi pupuk bagi petani, ditambah lagi ketersediaan yang langka membuat petani semakin susah.

















