- Bukti Peran Aktif Babinsa dan Komduk, Patroli Malam Wujudkan Lingkungan Aman.
- Pemkot Tangerang Wisuda 405 Siswa Sekolah Lansia Angkatan Kedua, Dorong Lansia Mandiri dan Berprestasi.
- Shalahuddin Tegaskan Pendataan dan Verifikasi Pelebaran Jalan Dilakukan Secara Cermat
- Pemkab Barito Utara Percepat Pelebaran Ruas Jalan Dalam Kota Muara Teweh
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Pascabencana
- Wamen UMKM: Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Cetak Wirausaha Baru
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Hari Pramuka ke-65, Dandim 0506/Tgr Hadiri Upacara Kwarcab Tangsel.
- Jaga Jakarta On The Spot, Babinsa-Bhabinkamtibmas Bagikan Sembako kepada Warga.
Rekan Anies Lampung Konsolidasi, Petani Sampaikan Keluhan
Rekan Anies provinsi Lampung

Keterangan Gambar : Rekan Anies
MEGAPOLITANPOS.COM: Rekan Anies - Bandar Lampung, Selasa (25/10) 35 orang perwakilan dari 12 kota dan kabupaten se-Lampung berkumpul melakukan konsolidasi guna penguatan dan perluasan jaringan pemenangan Anies Baswedan sebagai presiden di pemilu 2024.
Ke 35 orang tersebut mengaku tergabung dalam Relawan Kemenangan Anies Baswedan (Rekan Anies) dibawah komando ketua umun Rekan Anies, Ir. Dedi Satria.
Irwan Priyanto, koordinator Rekan Anies provinsi Lampung mengatakan bahwa agenda ini dilakukan untuk memperkuat soliditas jaringan Rekan Anies di provinsi Lampung.
"Ajang konsolidasi dan
silaturahmi antar pengurus pusat, provinsi, dan kota kabupaten. Agar semakin mantap bergerak dan berjuang memenangkan Anies Baswedan di 2024" ujar Irwansyah di Kopi Nate, Bandar Lampung.
Sementara di tempat yang sama, ketum Rekan Anies, Dedi Satri mengatakan bahwa konsolidasi yang dilakukan Rekan Anies provinsi Lampung ini sangat penting mengingat banyak perkembangan di daerah-daerah pasca selesainya masa jabatan Anies Baswedan sebagai gubernur DKI Jakarta.
"pasca purna tugas pak Anies, sekarang saatnya fokus untuk menguatkan dan mensolidkan jaringan, serta juga mengupdate permasalahan yang terjadi di daerah-daerah" jelas Dedi.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan dari kabupaten Pesawar yang juga petani, Yuda mengungkapkan keluhan terkait mahalnya harga pupuk urea.
"besar harapan saya ketika pak Anies jadi presiden dapat membenahi ketersediaan pupuk dan mahalnya harga pupuk urea" ungkap Yuda.
Seperti diketahui bahwa pemerintah melakukan kebijakan kenaikan harga pupuk urea akibat dicabutnya subsidi pupuk bagi petani, ditambah lagi ketersediaan yang langka membuat petani semakin susah.










.jpg)





