- Pengangkatan Wakil Direktur Polimedia Jadi Sorotan, Diduga Tak Penuhi Syarat Statuta
- Keributan di Pasar Lama, Nasrullah Minta Kronologi sebenarnya dibuka
- Gubernur Pramono Apresiasi Program Pengolahan Sampah Organik di Jakarta Timur
- Indonesia Bidik Penguatan Industri Nasional Lewat Kolaborasi Strategis dengan Rusia
- Menkop Tekankan Pentingnya Kolaborasi lintas sektor Percepat Kemandirian Ekonomi Desa
- Ranmor Polda Metro Ungkap Dugaan Ekspor Motor Ilegal
- Satresnarkoba Barito Utara Bongkar Peredaran Sabu, DPRD H Tajeri Beri Apresiasi Tinggi
- YPPM Ungkap Alasan Pilih Otong Syuhada Jadi Rektor UNMA
- Kadisdik Kota Tangerang Beberkan Rincian Program Sekolah Gratis Tahun 2026
- 50% Bidang Tanah di Sulteng Sudah Bersertipikat, Wamen Ossy: Ini Menunjukkan Sulteng Terus Bertumbuh
Ratusan Pengemudi Ojol Daftar BPJS Ketenagakerjaan di Balai Kota Depok
BPJS Ketenagakerjaan Ojol

Keterangan Gambar : Tampak ratusan pengemudi ojek online (OJOL) sedang menerima penjelasan dari petugas BPJS Ketenagakerjaan.(Ist)
MEGAPOLITANPOS.COM, Depok - Ratusan pengendara ojek online (ojol) yang tergabung dalam Organisasi Ojek Online Indonesia (O²) wilayah Jabodetabek mengikuti program pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan di Balai Kota Depok, Selasa (23/12/2025).
Sedikitnya ada 200 pengemudi ojol mendaftar untuk menjadi peserta program tersebut yang bertujuan memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya terhadap risiko kecelakaan kerja di jalan raya.
Ketua Umum (Ketum) Organisasi O², Cecep Saripudin mengatakan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan penting bagi pengemudi ojol yang memiliki tingkat risiko kerja tinggi.
Baca Lainnya :
- Pengangkatan Wakil Direktur Polimedia Jadi Sorotan, Diduga Tak Penuhi Syarat Statuta
- Keributan di Pasar Lama, Nasrullah Minta Kronologi sebenarnya dibuka
- Gubernur Pramono Apresiasi Program Pengolahan Sampah Organik di Jakarta Timur
- Indonesia Bidik Penguatan Industri Nasional Lewat Kolaborasi Strategis dengan Rusia
- Menkop Tekankan Pentingnya Kolaborasi lintas sektor Percepat Kemandirian Ekonomi Desa
"Pengemudi ojol setiap hari bekerja di jalan. Dengan BPJS Ketenagakerjaan, mereka memiliki perlindungan jika terjadi kecelakaan saat bekerja," ujarnya.
Ia berharap rekan-rekan pengemudi ojol lain juga dapat terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui kegiatan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cikarang, Muhyiddin DJ, menyebut kolaborasi dengan Organisasi O² menjadi langkah untuk memperluas perlindungan bagi pekerja sektor informal.
"BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan berupa Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian dengan iuran Rp 16.800 per bulan," paparnya.
Program pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan bagi pengemudi ojol ini rencananya akan terus disosialisasikan ke berbagai wilayah di Jabodetabek. (***)

















