Program Mudik Gratis Polri Presisi 2024, Pendaftaran Dibuka 20 sampai 22 Maret di Seluruh Samsat Wilayah Polda Metro

By Sigit 20 Mar 2024, 20:53:26 WIB DKI Jakarta
Program Mudik Gratis Polri Presisi 2024, Pendaftaran Dibuka 20 sampai 22 Maret di Seluruh Samsat Wilayah Polda Metro

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia kembali menggelar program 'Mudik Gratis Polri Presisi Tahun 2024' dengan menyediakan 400 unit bus tujuan ke sejumlah daerah di Pulau Jawa.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan untuk pendaftaran 'Mudik Gratis Polri Presisi 2024' dibuka selama dua hari, dimulai 20 sampai 22 Maret 2024, atau sampai kuota terpenuhi.

"Program dilaksanakan dan Korlantas Polri membuka pendaftaran mulai hari ini, Rabu (20/3/2024)," ujar Trunoyudo, Rabu (20/3/2024).

Baca Lainnya :

Disampaikan Trunoyudo, program 'Mudik Gratis Polri Presisi 2024' ini merupakan program unggulan Kapolri bagi masyarakat yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman, dengan daerah tujuan Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Silahkan masyarakat mendaftar. Syarat hanya membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan satu fotokopi KTP, berlaku perorangan tidak untuk kelompok," jelasnnya.

Untuk pendaftaran dibuka di seluruh Samsat wilayah Polda Metro Jaya dan satpas SIM Daan Mogot Jakarta Barat. Adapun waktu pendaftaran dimulai pukul 08.00 WIB - 14.00 WIB dengan syarat membawa foto copy KTP dan foto copy KK (kartu keluarga), jika diwakilkan harus satu KK dan membawa foto copy KK.

Untuk jadwal pemberangkatan berlokasi di Monas Jakarta Pusat, tanggal 6 April dan 7 April 2024 pukul 08.00 WIB.

Berikut daftar kota tujuan 'Mudik Gratis Polri Presisi 2024' :

Jawa Barat:

1. Kuningan (Majalengka - Indramayu - Cirebon - Kuningan)

2. Banjar (Sumedang - Garut - Tasikmalaya - Ciamis - Banjar)

Jawa Tengah:

1. Semarang (Brebes - Tegal - Slawi - Pemalang - Pekalongan - Batang - Kendal - Semarang - Demak - Purwodadi)

2. Solo (Solo - Sukoharjo - Sragen - Karanganyar - Boyolali - Klaten)

3. Wonogiri (Wonogiri - Pacitan)

4. Purwokerto (Purwokerto - Purbalingga - Banjar Negara - Wonosobo - Temanggung)

5. Purworejo (Kebumen - Purworejo - Magelang - Sleman - Yogyakarta)

6. Yogyakarta (Kulon Progo - Bantul - Sleman - Gunung Kidul)

7. Kudus (Kudus - Jepara)

8. Rembang (Pati - Rembang)

Jawa Timur:

1. Surabaya

a. Surabaya jalur Utara (Bojonegoro - Tuban - Lamongan - Gresik - Surabaya)

b. Surabaya jalur selatan (Ponorogo - Trenggalek - Tulung Agung - Kediri - Jombang - Surabaya)

2. Madiun (Madiun - Ngawi - Jombang - Mojokerto - Surabaya - Malang)

3. Banyuwangi (Pasuruan - Probolinggo - Lumajang - Jember - Banyuwangi).(*/Anton)




  • Berikan Pengarahan di Rakerda Kanwil BPN Provinsi Sumsel, Sekjen ATR/BPN: Kemampuan Kelola Tiga Instrumen Jadi Kunci Sukses Pemimpin

    🕔00:02:37, 07 Mar 2026
  • Sosialisasi Permen 2/2026 tentang Kearsipan, Sekjen ATR/BPN: Pengelolaan Arsip Penting bagi Pelayanan Pertanahan

    🕔00:06:53, 07 Mar 2026
  • Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H

    🕔00:25:42, 07 Mar 2026
  • Sorot Anggaran Lift Rp 1,8 Miliar di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, CBA Minta Kejati DKI Selidiki

    🕔17:04:08, 07 Mar 2026
  • Kembangkan Aplikasi Dashboard SDM, Sekjen ATR/BPN: Proses Mutasi dan Promosi Jadi Lebih Efektif dan Efisien

    🕔16:48:23, 04 Mar 2026