Breaking News
- Libur Usai, Sidak Dimulai! Bupati Majalengka Tegas : ASN Harus Langsung Gaspol
- Tinjau Bandara Ngurah Rai, Menkomdigi Pastikan Akses Telekomunikasi Mudik 2026 Lancar dan Aman
- Kemenhub Imbau Operator dan Awak Transportasi Utamakan Keselamatan pada Arus Balik Lebaran 2026
- Pasca Lebaran, Babinsa Intensifkan Patroli di Wilauah dan Lingkungan
- Arus Balik Lebaran 2026, Operator dan Awak Transportasi Diimbau Utamakan Keselamatan
- Kemhan- TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM pada Alutsista
- Pemkab Hadiri Open House Halal Bihalal Tokoh Masyarakat H. Gogo Purman Jaya
- Anggota DPRD H. Nurul Anwar Hadiri Open House DiKediaman H. Gogo Purman Jaya
- Momentum Lebaran Berlanjut, H. Iing Dorong Penguatan Silaturahmi di Hari Ketiga
- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
Program Kotaku Jajanan Kuliner UMKM Mangkrak Diduga Dananya Lenyap

MEGAPOLITANPOSCOM, Kota Tangerang- Diduga Pembangunan yang menghabiskan dana 650 Juta, hibah Provinsi Banten dari Program Kotaku dikenal sebagai Pasar Jajan (Foodcourt) di Kelurahan Periuk Jaya seakan mangkrak., Senin (06/12/2021) Seperti diketahui, bangunan yang di biaya PUPR Pusat senilai 650 juta lebih itu, dikatakan Sekel Periuk Jaya tidak memenuhi unsur gambar yang tertera. Pihak BKM yang menjadi penanggung jawab pun, kini akan dipertanyakan Pemerintah setempat. Pasalnya, sejak November 2021, para pekerja bangunan tidak terlihat melanjutkan pembangunan tersebut. ” Kalau di lihat bangunan emang bagus tapi bentuknya tidak seperti itu kaya Kos kosan, ” terang Muhdi Sekel Periuk Jaya saat ditemui awak media, pada Rabu (1/12/2021). Menurut Muhdi, pihaknya akan segera memanggil Ketua BKM Kelurahan terkait pengerjaan lanjutan. Dalam pemanggilannya, Lurah Periuk Jaya menginginkan kepastian laporan terkait anggaran proyek Jajanan Kuliner UMKM. ” Terkait angaran sudah abis atau belum, saya belum mengetahui, soalnya BKM juga tidak pernah memberikan laporan, ” tutup Muhdi. Sampai berita ini di tayangkan, belum ada kutipan resmi dari pihak penanggung jawab Proyek tersebut. (Red/KJK)
















