- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Produk Indonesia Kembali Hadir di Gelaran Pameran Dagang Retail Terbesar di Nigeria

Keterangan Gambar : Poto Istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta– Kementerian Perdagangan melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Lagos kembali melakukan promosi produk Indonesia di Nigeria. Kali ini, promosi dilakukan melalui keikutsertaan dalam Lagos International Trade Fair (LITF) yang merupakan pameran dagang retail terbesar di Nigeria pada 2—12 November 2023 di Tafa Balewa Lagos, Nigeria.
”LITF merupakan ajang promosi dan penjualan retail yang menyasar langsung pembeli akhir dan juga pelaku bisnis. Di pameran ini ITPC Lagos mendukung berbagai produk Indonesia baik yang sudah hadir di Nigeria, maupun yang masih melakukan penjajakan,” ujar Kepala ITPC Lagos Hendro Jonathan dalam keterangannya, Kamis(09/11).
Hendro mengharapkan, dengan jumlah peserta lebih dari 1.000 perusahaan dan jumlah pengunjung lebih dari 5.000 orang per hari, LITF dapat mendukung pertumbuhan penjualan produk Indonesia di Nigeria. Partisipasi internasional di pameran ini juga menghadirkan paviliun internasional lainnya seperti Jepang, Taiwan, Tiongkok, Ghana, dan Mesir.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Integrasikan SAPA UMKM dengan InaExport untuk Perkuat Ekspor
- Kepala Desa Sumberjo Ajarkan Generasi Muda Produktif Kreatif Apa Kiatnya
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Pin Garuda Emas PAW Hendi Sang Jurnalis Siap Laksanakan Tugas Partai
Dalam kegiatan ini, ITPC Lagos turut mengundang peserta dari Indonesia dan juga perwakilan di Nigeria untuk berpartisipasi. Terdapat enam perusahaan Indonesia yang hadir, yaitu PT Dexa Medica dengan produk farmasi, Mensa Group dengan produk minuman serbuk energi, PT Nutrifood dengan produk minuman jus bubuk, PT Karya Laili Mendunia dengan produk minuman kolagen, PT Orang Tua dengan produk peralatan pembuat kue, dan Bukky and Son dengan produk busana muslim Indonesia.
Hendro menjelaskan, saat ini, produk minuman serbuk Indonesia sangat digemari para pengunjung LITF. Di tengah cuaca panas, produk minuman serbuk Indonesia menjadi pilihan karena harga yang terjangkau dan rasanya yang segar.
”Upaya promosi aktif melalui pameran yang dilakukan ITPC Lagos cukup mengundang minat pengusaha Nigeria dan negara sekitarnya. Hal ini terlihat selama enam hari penyelenggaraan, para peserta aktif mempromosikan produknya dengan melakukan beberapa kegiatan promosi seperti maskot, wet sampling, dan beberapa pertunjukan yang mengundang pengunjung.untuk datang ke paviliun Indonesia,” tutup Hendro.
LITF merupakan pameran dagang retail internasional dan terbesar di Afrika Barat. Pameran yang telah diikuti ITPC Lagos sejak 2009 ini diselenggarakan oleh Lagos Chamber of Commerce and Industry (LCCI) dan menampilkan produk umum seperti makanan dan minuman, farmasi, rempah-rempah, peralatan dapur, tekstil, dan otomotif. LITF diselenggarakan selama sepuluh hari dan digelar di lokasi pusat komersil/retail Lagos.
Total perdagangan Indonesia-Nigeria pada periode Januari—September 2023 tercatat sebesar USD 3,00 miliar. Dari nilai tersebut, ekspor Indonesia ke Nigeria sebesar USD 374,2 juta.
Sedangkan, impor Indonesia dari Nigeria tercatat sebesar USD 2,63 miliar.(Reporter: Achmad Sholeh)
















