Breaking News
- Dukung Ekonomi Berkeadilan, Pemerintah Perkuat Ekosistem UMKM Lewat Bursa Wirausaha Unggulan
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Prabowo: Obat Generik Murah dan Modernisasi Rumah Sakit Jadi Prioritas Pemerintah
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
Pemkab Murung Raya Berupaya Mendorong Percepatan Pemulihan Ekonomi

MEGAPOLITANPOS.COM, Murung Raya - Pemerintah daerah Kabupaten Murung Raya berupaya mendorong percepatan pemulihan ekonomi. Semakin kuatnya perekonomian daerah pastinya berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD) untuk mensejahterakan masyarakat. Kepala dinas koperasi UKM perindustrian dan perdagangan Nyaru Tono Tunjan melalui Kepala bidang pengelolaan pasar Elton Devisco mengatakan, tahun anggaran 2021 lalu, target PAD dari sektor retribusi gedung, tenda dan sewa lahan mampu mencapai target. "Kondisi pandemi Covid-19 tahun lalu, kita mampu mencapai target PAD sebesar 250 juta rupiah. Tahun ini kita masih belum dapat edaran, tetapi kita optimis mampu mencapai target lagi tahun ini," kata Elton Devisco, Senin (21/2/2022). Dia menjelaskan pencapaian tersebut dapat melebihi dari target, apabila kondisi pandemi Covid-19 dapat berakhir. "Kondisi sekarang agenda rutin sebelum pandemi Covid-19 terjadi, belum dapat kita gelar lagi. Sehingga berdampak pada pungutan retribusi," jelasnya. Kepala bidang pengelolaan pasar ini juga menegaskan, pihaknya masih fokus untuk membenahi beberapa fasilitas umum, dan merelokasi pedagang kaki lima pada beberapa lokasi. "Mensosialisasikan nilai lebih berjualan pada Pasar Mandiri kepada setiap pedagang terus kita lakukan," tandasnya. (Aseng)

















