Breaking News
- Dukung Ekonomi Berkeadilan, Pemerintah Perkuat Ekosistem UMKM Lewat Bursa Wirausaha Unggulan
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Prabowo: Obat Generik Murah dan Modernisasi Rumah Sakit Jadi Prioritas Pemerintah
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
Optimalkan Pelayanan Penyaluran Dana Bergulir, LPDB-KUMKM Menggelar Vaksinasi Booster

Jakarta(MegapolitanPos.com) - Untuk lebih mengoptimalkan penyaluran dana bergulir bagi koperasi di seluruh Indonesia, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) menggelar vaksinasi tahap lanjutan atau booster bagi seluruh pegawai, keluarga besar pegawai , termasuk dari Kementerian Koperasi dan UKM, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan rekan-rekan media di Jakarta. "Sesuai anjuran pemerintah bahwa penyaluran dana bergulir harus tetap optimal, meski di tengah meningkatnya pandemi Covid-19. Jadi, pelaksanaan vaksinasi lanjutan atau booster ini untuk lebih mengoptimalkan langkah dalam penyaluran dana bergulir di banyak daerah di Indonesia," ungkap Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo, di sela-sela pelaksanaan vaksinasi booster di kantor LPDB-KUMKM Jakarta, Senin (14/2/2022). Artinya, lanjut Supomo, kondisi pandemi bukan menjadi alasan untuk mengendurkan layanan penyaluran dana bergulir. "Justru sebaliknya, harus terus digenjot," tegas Supomo seraya menyebutkan bahwa pelaksanaan vaksinasi kali ini disiapkan untuk sekitar 600 orang. Untuk pelaksanaan vaksinasi kali ini, LPDB-KUMKM kembali bekerja sama dengan Puskesmas Pancoran, Jakarta Selatan. Tenaga Kesehatan (Nakes) yang disiapkan sebanyak 27 orang. Rinciannya, 20 orang Nakes dari Puskesmas Pancoran, dan 7 lainnya merupakan Nakes dari LPDB-KUMKM. Supomo menambahkan, dengan banyaknya karyawan LPDB-KUMKM yang berada di lapangan, maka vaksinasi booster merupakan suatu keharusan. "Kita harus menjaga kesehatan kami sendiri, termasuk masyarakat lainnya pada umumnya," imbuh Supomo. Saat ini, LPDB-KUMKM menerapkan jumlah karyawan yang ada di kantor sekitar 25%, sesuai anjuran pemerintah. "Namun, karyawan kami lebih banyak berada di lapangan, di daerah, dalam pelayanan penyaluran dana bergulir," tukas Supomo. Meski sudah divaksin, Supomo tetap menekankan pentingnya menjaga Protokol Kesehatan. "Saya terus mengimbau bagi seluruh karyawan dan stakeholder untuk tetap disiplin dan mematuhi Protokol Kesehatan. Jangan pernah lalai," pungkas Supomo.(ASl/Red/MP).

















