Breaking News
- Dukung Ekonomi Berkeadilan, Pemerintah Perkuat Ekosistem UMKM Lewat Bursa Wirausaha Unggulan
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Prabowo: Obat Generik Murah dan Modernisasi Rumah Sakit Jadi Prioritas Pemerintah
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
Operasi Pasar, Satgas Pangan Kota Blitar Nihil Mendapatkan Penimbun Minyak Goreng

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Harga minyak goreng yang meroket dan sulit didapatkan tentu menjadi masalah tersendiri di seluruh wilayah Indonesia. Sebagai wujud hadirnya Pemerintah Kota Blitar melayani masyarakat, Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH., SIK, MSi., bersama Walikota Blitar Drs Santoso MPd dan Kasdim 0808 Blitar Mayor Inf Leo Eustatius Paurakan melakukan pemantauan operasi pasar minyak goreng di beberapa wilayah di Kota Blitar, Rabu ( 23/02/22 ). Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH SIK MSi bersama Walikota Blitar Drs Santoso langsung memimpin pengawasan dengan mendatangi beberapa agen dan pasar untuk memantau langsung pelaksanaan operasi pasar kerjasama Forkompimda Kota Blitar yang diwakili langsung oleh Disperindag dan Satgas Pangan Polres Blitar Kota. Kegiatan operasi pasar untuk mengatasi kelangkaan pasokan serta memenuhi kebutuhan komoditi minyak goreng khususnya untuk warga Kota Blitar. "Hari ini, kami bersama Pemerintah Kota Blitar dan Kodim 0808 melaksanakan pengecekan dibeberapa agen stok minyak goreng, dan untuk stok kota Blitar aman. Dari minggu lalu jajaran Polres Blitar Kota dan polsek juga sudah memastikan tidak ada distribusi minyak goreng yang terputus, dan kita pastikan tidak terjadi penimbunan diwilayah Kota Blitar,” ujar Kapolresta Blitar Argo memastikan operasi pasar minyak goreng digelar secara serentak di lima titik, masing- masing di Pasar Pon, Pasar Legi, Kelurahan Pakunden, Kelurahan Kepanjenkidul, dan Kelurahan Karangtengah, dengan total pendistribusian sebanyak 10.000 Liter. Pada kegiatan operasi pasar minyak goreng bersubsidi dibandrol harga Rp 13.500 per liter. Dan pembelian dibatasi maksimal 2 liter tiap orang. Pihaknya selain memantau pendistribusian operasi pasar minyak goreng juga memantau penegakkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan operasi pasar minyak goreng. Pada saat yang sama Walikota Blitar Drs Santoso juga mengatakan dalam pengecekan di beberapa agen juga tidak ditemukan penimbunan minyak goreng. "Juga tidak terjadi penimbunan, begitu minyak goreng datang, agen langsung mendistribusikan ke masyarakat," ujar Santoso. Dikatakannya, Pemkot Blitar menggelar operasi pasar kali ini untuk membantu mencukupi kebutuhan minyak goreng di masyarakat. "Nanti kami pantau, kalau stok minyak goreng di pasaran menipis, kami akan lakukan operasi pasar lagi agar tidak terjadi kelangkaan," Pungkasnya.(za/mp)

















