Breaking News
- KUMITRA Jambore 2026 Perkuat Kemitraan UMKM dan Rantai Pasok Nasional
- Lala Sunara Resmi Pimpin KONI, Target Porprov Jadi Prioritas
- PTPN III dan Baharkam Polri Resmi Kerja Sama, Pengamanan Aset Strategis Negara Diperkuat
- Pari Purna DPRD Kota Blitar Pilih Sabotase Absen, Ini Alasannya
- Bupati Eman Ajak KAHMI Bersatu, Kolaborasi Jadi Kunci Majalengka SAE
- Agung Nugroho, Direktur Jakarta Institute: Kemerdekaan Pers Indonesia Bukan Lagi Sensor Negara, Tapi Tekanan Ekonomi
- Sinergi Fiskal Moneter: Arah Baru Industri Jasa Keuangan
- Bupati Majalengka Ultimatum KONI Majalengka: Saatnya Bangkit Raih Prestasi
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
Operasi Pasar, Satgas Pangan Kota Blitar Nihil Mendapatkan Penimbun Minyak Goreng

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Harga minyak goreng yang meroket dan sulit didapatkan tentu menjadi masalah tersendiri di seluruh wilayah Indonesia. Sebagai wujud hadirnya Pemerintah Kota Blitar melayani masyarakat, Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH., SIK, MSi., bersama Walikota Blitar Drs Santoso MPd dan Kasdim 0808 Blitar Mayor Inf Leo Eustatius Paurakan melakukan pemantauan operasi pasar minyak goreng di beberapa wilayah di Kota Blitar, Rabu ( 23/02/22 ). Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH SIK MSi bersama Walikota Blitar Drs Santoso langsung memimpin pengawasan dengan mendatangi beberapa agen dan pasar untuk memantau langsung pelaksanaan operasi pasar kerjasama Forkompimda Kota Blitar yang diwakili langsung oleh Disperindag dan Satgas Pangan Polres Blitar Kota. Kegiatan operasi pasar untuk mengatasi kelangkaan pasokan serta memenuhi kebutuhan komoditi minyak goreng khususnya untuk warga Kota Blitar. "Hari ini, kami bersama Pemerintah Kota Blitar dan Kodim 0808 melaksanakan pengecekan dibeberapa agen stok minyak goreng, dan untuk stok kota Blitar aman. Dari minggu lalu jajaran Polres Blitar Kota dan polsek juga sudah memastikan tidak ada distribusi minyak goreng yang terputus, dan kita pastikan tidak terjadi penimbunan diwilayah Kota Blitar,” ujar Kapolresta Blitar Argo memastikan operasi pasar minyak goreng digelar secara serentak di lima titik, masing- masing di Pasar Pon, Pasar Legi, Kelurahan Pakunden, Kelurahan Kepanjenkidul, dan Kelurahan Karangtengah, dengan total pendistribusian sebanyak 10.000 Liter. Pada kegiatan operasi pasar minyak goreng bersubsidi dibandrol harga Rp 13.500 per liter. Dan pembelian dibatasi maksimal 2 liter tiap orang. Pihaknya selain memantau pendistribusian operasi pasar minyak goreng juga memantau penegakkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan operasi pasar minyak goreng. Pada saat yang sama Walikota Blitar Drs Santoso juga mengatakan dalam pengecekan di beberapa agen juga tidak ditemukan penimbunan minyak goreng. "Juga tidak terjadi penimbunan, begitu minyak goreng datang, agen langsung mendistribusikan ke masyarakat," ujar Santoso. Dikatakannya, Pemkot Blitar menggelar operasi pasar kali ini untuk membantu mencukupi kebutuhan minyak goreng di masyarakat. "Nanti kami pantau, kalau stok minyak goreng di pasaran menipis, kami akan lakukan operasi pasar lagi agar tidak terjadi kelangkaan," Pungkasnya.(za/mp)


.jpg)














