- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
MTQH XXXIII Seminar Cinta Al Quran Hadirkan Dua Narsum Berpengalaman

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pendidikan dan nilai keagamaan melalui penyelenggaraan Seminar Gerakan Cinta Al-Qur’an 2025 sebagai rangkaian MTQH ke-XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Seminar yang diikuti peserta dari 14 kabupaten/kota tersebut dibuka langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, di Balai Antang Muara Teweh, Rabu (19/11/2025).
Ketua panitia pelaksana, Fakhri Fauzi, menyampaikan bahwa kegiatan sehari penuh ini diikuti 300 peserta dari seluruh kafilah se-Kalteng dengan mengusung tema “Membangun Generasi Qurani untuk Masyarakat yang Maju, Berkah dan Sejahtera.”
Baca Lainnya :
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Shalahuddin mengucapkan selamat datang kepada narasumber, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.A, Rektor UIN Antasari Banjarmasin dan Dr. H. Akhmad Supriadi, M.Si, Dosen UIN Palangka Raya. Ia menyampaikan apresiasi atas kesediaan para narasumber yang berkontribusi memperkaya wawasan keagamaan masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa seminar ini merupakan bentuk komitmen daerah untuk menguatkan hubungan generasi muda dengan Al-Qur’an di tengah derasnya arus globalisasi dan kemajuan teknologi. “Al-Qur’an bukan sekadar dibaca, tetapi menjadi pedoman hidup yang mengarahkan manusia menuju kebahagiaan dunia dan akhirat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran lembaga pendidikan, keluarga, dan institusi keagamaan untuk membentuk karakter masyarakat yang berakhlak mulia. Selain itu, Bupati mengajak seluruh masyarakat menggaungkan Gerakan Afirmasi Mengaji Al-Qur’an (6M): Masyarakat Muara Teweh Mengaji Sesudah Magrib di Mushalla dan Masjid.
Kegiatan seminar turut menampilkan naskah kuno bernuansa keislaman yang menjadi bagian penting dari warisan intelektual masyarakat Barito Utara.
(A)



.jpg)




.jpg)







