- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
M.Rifai Apresiasi Pemerintahan Bupati Blitar Tekan Angka Stunting

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Masalah penanganan stunting di Kabupaten Blitar semakin masiv, atas gercep Pemkab Blitar Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar M. Rifa'i apresiasi kinerja Bupati Rini Syarifah.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar mengungkapkan apresiasi tinggi atas capaian luar biasa dalam program penanganan stunting yang dijalankan oleh pemerintah daerah.
" Bahwa prestasi ini adalah hasil dari kerja keras dan kolaborasi semua pihak, menunjukkan komitmen kuat Blitar dalam menangani isu stunting,"kata Rifa'i.
Baca Lainnya :
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- Diduga Lalai Mematikan Kompor LPG Warung Pujasera Istana Gebang Nyaris Ludes Terbakar
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
Atas capaian ini untuk menekan stunting keberhasilan Kabupaten Blitar dalam menyelesaikan pendataan 100% terhadap balita adalah langkah penting dalam upaya kita mengatasi stunting. Ini adalah hasil kerja keras yang patut dibanggakan dan diapresiasi.
Hal ini mampu tercapai, masih kata Rifa'i, itu berkat kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah sangat krusial dalam mencapai target ini.
"Jadi stunting, masalah gizi kronis yang mempengaruhi pertumbuhan anak-anak, masih menjadi perhatian utama pemerintah. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia 2023, prevalensi stunting di Indonesia berada di angka 21,5%, sementara di Jawa Timur tercatat sebesar 17,7%," bebernya.
Di Kabupaten Blitar sendiri, prevalensi stunting meningkat dari 14,3% menjadi 20,3% dalam setahun terakhir. Hasil penimbangan balita di Posyandu juga menunjukkan peningkatan dari 9,5% pada Februari 2023 menjadi 10,5% pada Februari 2024.
Menanggapi hal ini, Pemerintah Pusat pada bulan Juni 2024 menginstruksikan pelaksanaan intervensi serentak penanganan stunting, yang diawali dengan pendataan menyeluruh terhadap balita dan ibu hamil di Posyandu. Kabupaten Blitar merespons instruksi ini dengan baik, berhasil mendata 63.990 balita, menempatkan Blitar di posisi pertama di Jawa Timur dan lima besar secara nasional.
M. Rifai menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mencapai hasil ini.
"Kerja keras dari para kader PKK Kecamatan, TPPS Desa/Kelurahan, Kader Posyandu, serta tim Pendamping Keluarga (TPK) sangat berarti. Tanpa upaya mereka di lapangan, capaian ini tidak akan mungkin terwujud," tambah politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Rifai juga menyebutkan bahwa keberhasilan ini harus menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus meningkatkan upaya dalam menurunkan angka stunting di masa depan.

DPRD Kabupaten Blitar berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang bertujuan menurunkan prevalensi stunting.
"Kami akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan bahwa program-program ini berjalan efektif dan mencapai target yang telah ditetapkan. Kesehatan anak-anak adalah prioritas utama kita," kata Rifai.
Dengan prestasi yang diraih, Kabupaten Blitar menunjukkan bahwa langkah nyata dan kolaboratif dalam menangani stunting dapat membawa perubahan signifikan. M. Rifai juga menyampaikan harapannya bahwa langkah-langkah ini akan menjadi fondasi untuk program-program selanjutnya.
"Kami berharap capaian ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain,"pungkasnya (za/mp)









.jpg)





