- Lewat Grup WhatsApp, Diduga Koordinir Siswa Baru Beli Seragam di Toko Tertentu
- SAPA UMKM Siap Perluas Akses Pengadaan Pemerintah melalui Integrasi Layanan
- Kementerian UMKM Perluas Akses KUR, Bank NTB Syariah Kembali Jadi Penyalur
- Kapolres Metro Depok Gandeng Cipayung Plus Jaga Kamtibmas Lewat Program JAGA Depok On The Spot
- Prabowo Instruksikan Subsidi BBM Nelayan Lewat BPDP, Bukan APBN
- Petani Tebu Dapat Kepastian Pasar, Pemerintah Perkuat Koperasi Menuju Swasembada Gula
- LPDB Koperasi Tegaskan Komitmen Pembiayaan Syariah Berbasis Good Governance
- Menteri UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Hadapi Bonus Demografi
- Diduga Konspirasi Praktik Monopoli Pengadaan Seragam SMKN 1 Doko Blitar Jadi Sorotan Publik
- JPO Tendean Nyaris Roboh Ditabrak Truk, FPPJ Desak Audit Menyeluruh Dinas Bina Marga DKI Jakarta
Menkop Ferry Sebut LPDB Jadi Ujung Tombak Koperasi Indonesia Tumbuh Sehat dan Mandiri

Keterangan Gambar : Menkop Fery Juliantono saat memberikan arahan pada Forum Komunikasi dan Aspirasi Insan dan Intra LPDB di Jakarta, Selasa (7/10/2025).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan, keberadaan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) selama ini telah menjadi ujung tombak pembiayaan bagi koperasi di Indonesia.
Menkop menegaskan LPDB memiliki peran strategis yang tidak hanya sebatas menyalurkan dana bergulir, tetapi juga memastikan koperasi tumbuh sehat, modern, dan mandiri.
“Kerja kita bukan semata administratif, tapi misi besar, yaitu menggerakkan ekonomi rakyat,” ucapnya saat memberikan arahan pada Forum Komunikasi dan Aspirasi Insan dan Intra LPDB di Jakarta, Selasa (7/10/2025).
Baca Lainnya :
- Petani Tebu Dapat Kepastian Pasar, Pemerintah Perkuat Koperasi Menuju Swasembada Gula
- Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
- Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031
Menurut Ferry, tantangan besar yang dihadapi LPDB, terutama dalam menjaga keseimbangan antara target kinerja dan idealisme pelayanan. Namun, tantangan tersebut dianggap sebagai nilai tambah karena LPDB menjalankan amanah yang sangat penting.

“Ada koperasi energi, koperasi pangan, sampai koperasi digital. LPDB harus jadi katalis, bukan hanya penyedia dana, tapi juga partner growth bagi koperasi,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Menkop Ferry juga menyinggung stereotipe negatif yang masih melekat terhadap LPDB, seperti anggapan sulitnya mendapatkan pembiayaan dari lembaga ini. Dia menegaskan bahwa LPDB kini telah berubah menjadi lebih terbuka, cepat, dan berpihak kepada koperasi yang benar-benar ingin maju.
Budaya kerja yang terbuka, kolaboratif, dan sehat juga menjadi pesan penting yang disampaikan. “Jangan ada sekat antara pimpinan dan staf. LPDB kuat karena soliditasnya,” katanya.
Integritas menjadi pondasi utama yang harus dijaga agar kepercayaan publik tetap terjaga. “Tanpa integritas, kepercayaan publik hilang, dan tanpa kepercayaan, nggak ada lembaga yang bisa bertahan lama,” tegas Menkop.
Dirinya meyakini, bahwa LPDB akan terus menjadi contoh lembaga profesional, kredibel, dan bersemangat tinggi dalam pelayanan. “Mari kita terus kerja dengan hati, dengan niat membangun ekonomi rakyat yang berkeadilan,” ucapnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















