- Bupati Shalahuddin Apresiasi Pandangan Fraksi PKB terhadap Raperda Perubahan APBD 2026
- Erick Soedjasa Pulang ke Indonesia atas Kemauan Sendiri, Kuasa Hukum: Bukan untuk Hindari Proses Hukum
- Pemkab Barito Utara Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi Terkait APBD-P 2026
- Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Babinsa Koramil CBD Dan Ciputat Patroli Kamtibmas Malam.
- Bupati Barito Utara Minta Penyelesaian Batas Desa Mea dan Tongka Dipercepat
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Sosialisasi PSDN, Dorong Kesadaran Bela Negara dan Penguatan Komcad.
- Babinsa Cireundeu Hadiri Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Banten 2026.
- Catat Tanggalnya, Pemkot Tangerang Buka Layanan KB Gratis 15–18 September 2026.
- Akses Pedestrian Jadi Prioritas, Trotoar Jalan Bouraq-Lio Baru Kota Tangerang Diperbaiki.
- Tangerang 10K Dongkrak Okupansi Hotel, 1.362 Kamar Terisi Dua Hari.
Menkop Ferry Sebut LPDB Jadi Ujung Tombak Koperasi Indonesia Tumbuh Sehat dan Mandiri

Keterangan Gambar : Menkop Fery Juliantono saat memberikan arahan pada Forum Komunikasi dan Aspirasi Insan dan Intra LPDB di Jakarta, Selasa (7/10/2025).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan, keberadaan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) selama ini telah menjadi ujung tombak pembiayaan bagi koperasi di Indonesia.
Menkop menegaskan LPDB memiliki peran strategis yang tidak hanya sebatas menyalurkan dana bergulir, tetapi juga memastikan koperasi tumbuh sehat, modern, dan mandiri.
“Kerja kita bukan semata administratif, tapi misi besar, yaitu menggerakkan ekonomi rakyat,” ucapnya saat memberikan arahan pada Forum Komunikasi dan Aspirasi Insan dan Intra LPDB di Jakarta, Selasa (7/10/2025).
Baca Lainnya :
- Kemenkop Kembali Tegaskan Isu Anggaran Rp103 Miliar Untuk Podcast Tidak Tepat
- Menkop Buka Kebumen Travel Mart dan Dorong IWAKK Walet Emas Jadi Koperasi
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Kemenkop Dukung Penghargaan Koperasi Berkelanjutan, 34 Koperasi Terbaik Terima Award 2026
- Realisasi Anggaran Kemenkop Lampaui Rp1 Triliun, Penguatan KDKMP Jadi Prioritas Nasional
Menurut Ferry, tantangan besar yang dihadapi LPDB, terutama dalam menjaga keseimbangan antara target kinerja dan idealisme pelayanan. Namun, tantangan tersebut dianggap sebagai nilai tambah karena LPDB menjalankan amanah yang sangat penting.

“Ada koperasi energi, koperasi pangan, sampai koperasi digital. LPDB harus jadi katalis, bukan hanya penyedia dana, tapi juga partner growth bagi koperasi,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Menkop Ferry juga menyinggung stereotipe negatif yang masih melekat terhadap LPDB, seperti anggapan sulitnya mendapatkan pembiayaan dari lembaga ini. Dia menegaskan bahwa LPDB kini telah berubah menjadi lebih terbuka, cepat, dan berpihak kepada koperasi yang benar-benar ingin maju.
Budaya kerja yang terbuka, kolaboratif, dan sehat juga menjadi pesan penting yang disampaikan. “Jangan ada sekat antara pimpinan dan staf. LPDB kuat karena soliditasnya,” katanya.
Integritas menjadi pondasi utama yang harus dijaga agar kepercayaan publik tetap terjaga. “Tanpa integritas, kepercayaan publik hilang, dan tanpa kepercayaan, nggak ada lembaga yang bisa bertahan lama,” tegas Menkop.
Dirinya meyakini, bahwa LPDB akan terus menjadi contoh lembaga profesional, kredibel, dan bersemangat tinggi dalam pelayanan. “Mari kita terus kerja dengan hati, dengan niat membangun ekonomi rakyat yang berkeadilan,” ucapnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).







.jpg)








