- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
- Hasil Sinergi, Maryono: Wujudkan Pemerataan & Infrastruktur Kian Dekat Warga .
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sidak Proyek Joko Pangon Ini Catatan Komisi III DPRD Kota Blitar.
- Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya.
- KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel
Melalui Rakor, PHDI Barito Utara Teguhkan Komitmen Sinergi Keumatan Hindu

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Rapat Koordinasi Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Barito Utara bersama lembaga keagamaan Hindu se-Barito Utara resmi dibuka oleh Bupati Barito Utara melalui Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Sekretariat Daerah, Drs. H. Ardian, M.Pd., bertempat di Aula Hotel Hayak Tamara, Muara Teweh, Rabu (22/10/2025).
Dalam sambutannya mewakili Bupati, H. Ardian menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Disampaikan oleh H Ardian bahwa dalam kehidupan beragama yang dinamis seperti saat ini, peran lembaga keagamaan tidak hanya sebatas pelaksana kegiatan ritual, tetapi juga menjadi pilar pembinaan moral, sosial, dan budaya umat.
Baca Lainnya :
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang harmonis serta koordinasi yang efektif antar lembaga keagamaan untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi berbagai tantangan umat Hindu di era modern, seperti kemajuan teknologi, pergeseran nilai budaya, dan menurunnya partisipasi generasi muda dalam kegiatan keagamaan.
Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama agar sinergi dan koordinasi antar lembaga dapat berjalan optimal, antara lain: konsolidasi dan komunikasi kelembagaan, pembinaan umat dan generasi muda, pelestarian budaya dan tradisi Hindu Nusantara, serta partisipasi aktif dalam pembangunan daerah.
kegiatan ini kata H Ardian bukan hanya sekedar rutinitas seremonial, tetapi benar-benar menjadi tonggak penguatan kelembagaan Hindu yang solid, profesional, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Ia juga berharap hasil pertemuan ini dapat menghasilkan keputusan yang konkret dan berkelanjutan demi terwujudnya umat Hindu yang Shanti, Siddhi, Lan Jagadhita, hidup damai, sejahtera, dan memberi manfaat bagi alam semesta.
Sementara itu, Ketua PHDI Kabupaten Barito Utara, Hano, S.Pd., AH., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
“Sebagai lembaga keagamaan tertinggi umat Hindu, PHDI memiliki tanggung jawab moral dan spiritual untuk merangkul, membina, serta bekerja sama dengan seluruh komponen kelembagaan Hindu — mulai dari lembaga adat, pasraman, sekaa truna-truni, yayasan keagamaan, hingga organisasi sosial Hindu lainnya,” ungkap Hano.
Pada kesempatan yang sama Hano berharap agar umat Hindu di Kabupaten Barito Utara dapat terus berpartisipasi aktif dalam mendukung pembangunan daerah sesuai nilai-nilai dharma dan kearifan lokal.
(A)



.jpg)



.jpg)
.jpg)







