- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- DPRD Dukung Langkah Penguatan Penanganan Karhutla dan BBM di Barito Utara
- Wakil Ketua DPRD Barito Utara Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- DPRD Barito Utara Hadiri Seluruh Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Pimpin Rapat Karhutla dan BBM, Bupati Tekankan Bangun Koordinasi dan Kumonikasi Yang Cepat
- Diduga Lalai Mematikan Kompor LPG Warung Pujasera Istana Gebang Nyaris Ludes Terbakar
- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
Maryono: Mitigasi Risiko Sejak Dini adalah Langkah Nyata Implementasi Good Governance

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui penguatan kapasitas pengelolaan risiko pada perencanaan dan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Risiko Program APBD Tahun 2025, yang diikuti oleh para Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bidang, Kasubag Perencanaan, serta perwakilan kecamatan se-Kota Tangerang.
Dalam sambutannya, Maryono, menegaskan bahwa pengelolaan risiko yang efektif merupakan elemen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good governance).
Baca Lainnya :
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
“Salah satu upaya preventif untuk mencegah terjadinya penyimpangan atau praktik korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan adalah dengan memperkuat pengelolaan risiko secara terstruktur dan sistematis,” ujarnya.
Ia menambahkan, identifikasi, analisis, serta mitigasi risiko secara dini akan mempermudah proses pencapaian target pembangunan yang telah ditetapkan, dengan prinsip efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi.
“Dokumen hasil pengelolaan risiko ini bukan hanya sebagai alat evaluasi, melainkan juga sebagai dasar dalam pengambilan keputusan, penyusunan kebijakan, hingga peningkatan kinerja organisasi secara berkelanjutan,” lanjut Maryono.
Diakhir sambutannya, Maryono, mengajak seluruh perangkat daerah untuk lebih proaktif dan bertanggung jawab dalam memastikan anggaran daerah dikelola secara optimal.
“Kita semua memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap rupiah yang digunakan dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Pengelolaan risiko yang baik akan menjadi fondasi utama agar setiap program berjalan tepat sasaran, sesuai rencana, dan berdampak positif bagi kesejahteraan warga Kota Tangerang,” pungkasnya. ** (Jhn)

















