- Ratusan Mahasiswa LSPR Tampilkan Ekosistem Project-Base Learning melalui COMMFEST 2026 di SMESCO
- PB. Formula: Hukum Cenderung Tajam Ke Bawah Tapi Tumpul Ke Atas
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Kunjungan Menteri PKP Berkah untuk Warga Blitar, Tambah Kuota 444 Unit RTLH
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Diskon Besar di Jakarta Fair 2026, Smart Lock hingga Perabot Rumah Dijual Mulai Rp10 Ribuan
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Demi Keselamatan dan Daya Saing, Iperindo Usulkan Transisi B50 Dilakukan Bertahap
- Peternak Rakyat Desak Evaluasi Impor Satu Pintu SBM, Harga Pakan Melonjak Rp2.000 per Kg
Lama Menanti Bantuan Pemkot Depok, Warga Serab Kerja Bakti Bangun Turab Sungai Ciliwung Akibat Longsor
Warga Serab Kerja Bakti Bangun Turab Sungai Ciliwung

Keterangan Gambar : Warga Serab Tirtajaya Depok melakukan kerja bakti pembangunan Turab Sungai Ciliwung
Depok, megapolitanpos.com- Warga Rt008/02, Kp. Serab, Tirtajaya Depok melakukan kerja bakti pembangunan Turab Sungai Ciliwung. Kerja bakti pembangunan Turab Sungai tersebut dilakukan warga dan disaksikan unsur dari Kelurahan Tirtajaya ,RW.002 Tirtajaya Widodo, dan di komando oleh Ketua RT008/02 Kp.Serab Sugianto.
" Kerja bakti ini adalah sepenuhnya dari swadaya warga setempat, karena kita sudah mengajukan permohonan ke pihak terkait, sudah masuk proposalnya mungkin nanti akan ditindak lanjuti," kata Ketua Rw002, Widodo.
https://youtube.com/shorts/oMPwMWmt6vU?feature=share
Baca Lainnya :
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- 150 Massa di Majalengka Long March, Polisi Siaga Kawal Aksi Damai MBG
Menurutnya akibat musibah longsor ini menjadi perhatian bersama agar warga mengantisipasi kedepannya untuk bersama sama menjaga lingkungan serta tidak lagi membangun sampai batas sungai.
" Kalau yang sudah terlanjur biarlah, yang penting kedepannya kita antisipasi agar warga menyadari untuk tidak membangun sampai batas sungai," ungkapnya.
Adapun Turab Sungai yang sudah dibangun di sepanjang bibir sungai kp.Serab baru mencapai sekitar 40 meter dan yang belum terealisasikan sekitar 200 meter.
" Ya proposal sudah disampaikan kepada pihak terkait sampai ketingkat Pemkot Depok, saya sangat berharap agar cepat terealisasikan," imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya longsor terjadi di wilayah Serab Depok, akibat curah hujan yang terus mengguyur diwilayah puncak Bogor dan sekitarnya menyebabkan
muka air di bendungan Katulampa Bogor meningkat.
Longsor sepanjang 10-15 meter tersebut hingga menyebabkan bangunan saung dan beberapa material bangunan tidak kecuali pohon bambu disekitarnya nyaris terbawa arus. sementara kerugian akibat Longsor tersebut ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Masyarakat sekitar sekali lagi berharap agar pihak terkait merealisasikan penturaban bibir sungai yang pernah direncanakannya.
" Kita berharap kepada pihak terkait khususnya Pemkot Depok untuk segera merealisasikan pembangunan Turab Sungai yang masih tersisa, karena jika air kembali naik khawatir akan terjadi lagi ke batas bibir sungai lainnya, dan kami kerja bakti swadaya masyarakat karena kalau menunggu pemerintah akan lama, sementara hal ini urgent untuk dilakukan," ungkap salah seorang warga, Maryam (55) dilokasi.
Sementara Ketua Rt008/02 Kp.Serab Sugianto mengatakan, kerja bakti ini sangat penting dilakukan, karena kata dia kalau tidak dilakukan sekarang kapan lagi, " ya sambil berharap pihak terkait untuk melanjutkan pembangunan Turab Sungai yang masih tersisa," tutupnya.(ASl/Red/MP).
Video Terkait:

















