Breaking News
- Biro SDM Polda Metro Jaya Jalin Kerjasama dengan Empat Perguruan Tinggi
- Menkop: Eksistensi Kopdes Merah Putih Merupakan Implementasi Dari Prabowonomics
- Paripurna III DPRD Barito Utara, Bupati Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Lima Raperda
- Anggota DPRD Barito Utara Semarakkan Safari Ramadhan di Lahei Barat, Pererat Silaturahmi Hingga Pelosok Desa
- Robot Wudhu Otomatis hingga Robot Sumo, Wapres Gibran Tinjau Karya Santri Didampingi PRSI
- Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Jadi Tersangka KPK
- PLN UID Jakarta Raya Perkuat Ketahanan Air Tanah Lewat Bantuan 12 Mesin Bor
- Persatuan Perempuan Sidoarjo Berbagi Takjil dan Suarakan Perdamaian Untuk Pimpinan Sidoarjo
- AKG Jadi Sorotan Utama, Bupati dan Kadisdik Awasi Menu MBG hingga Detail
- Satgas Saber Polda Metro Tegur dan Minta Pedagang Pasar di Jakarta Barat Menjual Bapokting Sesuai Harga Acuan
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Dianugerahi Warga Kehormatan Utama Masyarakat Adat Dayak

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menerima anugerah Warga Kehormatan Utama Masyarakat Adat Dayak dari Majelis Adat Dayak Nasional (MADN). Dikutip dari keterangan tertulis Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad) yang diperoleh pewarta, Kamis (21/7/2022), pemberian anugerah dari MADN itu sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada KSAD dalam menjaga kerukunan antar umat beragama serta antar suku, dan sebagai tokoh penjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Adapun prosesi penganugerahan warga kehormatan tersebut diawali dengan pembacaan Surat keputusan MADN, dan dilanjutkan dengan pemakaian atribut kehormatan berupa rompi, topi manik, kalung, syal dan gelang manik oleh Presiden MADN Dr. Drs. Marthin Billa, M.M kepada KSAD. Serta pemberian sertifikat penghargaan dan cinderamata dari MADN. KSAD menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penghargaan yang diberikan oleh MADN. Bagi KSAD, penganugerahan Warga Kehormatan Utama Suku Adat Dayak memiliki dua konsekuensi. “Dengan penganugerahan ini tentunya bukan sebatas pengakuan dari masyarakat Dayak, bagi saya namun juga sebagai KSAD harus dapat memberikan kemajuan bagi masyarakat Dayak. Semoga para prajurit TNI AD yang bertugas di Kalimantan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan memberikan perhatian kepada masyarakat Dayak secara keseluruhan," ujar KSAD. Dalam kesempatan sama, Presiden MADN Marthin Billa menyampaikan penjelasan tentang keberadaan Organisasi MADN sekaligus memperkenalkan para pengurus MADN masa bakti 2021-2026. Selanjutnya Ketua Dewan Pakar MADN Dr. Alue Dohong, Ph.D menyampaikan usulan dan harapan masyarakat Dayak. Dikatakannya, bahwa MADN merupakan penduduk asli Pulau Kalimantan yang terdiri dari 405 sub-sub Etnis Dayak. “Kami ingin menyampaikan aspirasi MADN dari tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota hingga desa untuk siap bersinergi dengan TNI Angkatan Darat dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI khususnya di Pulau Kalimantan dan menjadi garda terdepan dalam mempertahankan ideologi Pancasila, UUD 1945 dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika," papar Alue. Selain itu, dia juga menyampaikan aspirasi terkait rekrutmen prajurit TNI bagi putra-putra asli suku Dayak melalui jalur Akademi Militer maupun dari sumber penerimaan prajurit TNI lainnya untuk ditambah kuota, termasuk kesempatan untuk meningkatkan karier di militer melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi seperti Seskoad maupun Sesko TNI. Atas aspirasi itu, KSAD mengapresiasi masukan dan usulan-usulan dan harapan yang disampaikan oleh MADN. Pimpinan matra Angkatan Darat ini juga mengatakan, pihaknya akan memberikan atensi kepada putra asli daerah, sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan.
















