- Bupati Shalahuddin Apresiasi Pandangan Fraksi PKB terhadap Raperda Perubahan APBD 2026
- Erick Soedjasa Pulang ke Indonesia atas Kemauan Sendiri, Kuasa Hukum: Bukan untuk Hindari Proses Hukum
- Pemkab Barito Utara Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi Terkait APBD-P 2026
- Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Babinsa Koramil CBD Dan Ciputat Patroli Kamtibmas Malam.
- Bupati Barito Utara Minta Penyelesaian Batas Desa Mea dan Tongka Dipercepat
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Sosialisasi PSDN, Dorong Kesadaran Bela Negara dan Penguatan Komcad.
- Babinsa Cireundeu Hadiri Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Banten 2026.
- Catat Tanggalnya, Pemkot Tangerang Buka Layanan KB Gratis 15–18 September 2026.
- Akses Pedestrian Jadi Prioritas, Trotoar Jalan Bouraq-Lio Baru Kota Tangerang Diperbaiki.
- Tangerang 10K Dongkrak Okupansi Hotel, 1.362 Kamar Terisi Dua Hari.
Kreatif Merdeka Carnival 2026 Ajak Generasi Muda Berkarya Lewat Animasi dan AI
.jpg)
Keterangan Gambar : Kreatif Merdeka Carnival 2026 menghadirkan Pekan Diskusi Film Indonesia
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta– PT Avatara Lintas Media bersama PFN Heritage menyelenggarakan Pekan Diskusi Film Indonesia dalam rangkaian Kreatif Merdeka Carnival 2026 dengan mengangkat tema “Diskusi Film Animasi & Digital AI” di Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan bertajuk “Tangan Kreatif, Bantuan Digital: Animator di Era AI” tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenal dunia film, animasi, dan perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI) sebagai sarana berekspresi dan berkarya di era digital.
Direktur PT Avatara Lintas Media sekaligus Ketua Panitia, Herty Paulina Purba, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk mempertemukan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat dengan para praktisi industri kreatif agar memahami peluang yang muncul dari perkembangan teknologi digital.
Baca Lainnya :
“Kami ingin memberikan ruang kepada anak-anak dan generasi muda untuk belajar, berdiskusi, sekaligus mengenal lebih dekat dunia perfilman dan teknologi digital. Melalui kegiatan ini, kami berharap mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk melahirkan karya-karya kreatif,” ujar Herty.

Ketua Diskusi Film, Liza Maria, menambahkan forum tersebut sengaja dibuka bagi peserta mulai dari tingkat sekolah dasar hingga mahasiswa. Menurutnya, diskusi nonformal dapat menjadi media untuk mengembangkan kreativitas melalui animasi dan teknologi AI.
“Melalui digital AI dan animasi, kami berharap generasi muda, khususnya anak-anak, mendapatkan wawasan nonformal sekaligus ruang untuk menumbuhkan kreativitas, mengekspresikan kemampuan, dan mengembangkan bakat mereka,” kata Liza.
Sutradara dan Penulis Animasi Cipak Cipuk, Andara Fembriarto, menilai AI mampu membuka peluang baru dalam proses produksi animasi. Namun, ia mengingatkan bahwa teknologi tersebut harus digunakan tanpa menghilangkan identitas kreator.
“AI tentu dapat membantu proses pembuatan animasi, tetapi jati diri dan karakter kreator harus tetap dijaga agar karya memiliki keunikan,” jelas Andara.
Pandangan serupa disampaikan Dosen Film & TV IKJ sekaligus Ketua PROSSESI DPBKI, Danu Murti, S.Sn., M.Sn. Menurutnya, AI merupakan alat pendukung yang tidak dapat menggantikan imajinasi, ide, dan kreativitas manusia.
“AI berfungsi untuk membantu kita, tetapi tetap harus ada imajinasi dan ide manusia untuk mewujudkan cita-cita menjadi sebuah karya seni,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Konten Kreator Indonesia (AKKI), Adhi Rachman, menekankan pentingnya pemahaman dasar mengenai AI agar teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dalam menghasilkan animasi dan konten digital berkualitas.
“Dalam acara ini kita belajar bagaimana dari dasar, dari akar untuk membuat AI yang bagus, yang bisa layak untuk sosial media dan lain sebagainya,” tutur Adhi.
Rangkaian Kreatif Merdeka Carnival 2026 berlangsung selama sepekan dengan berbagai agenda diskusi, mulai dari film anak, film inklusi, animasi dan digital AI, hingga film horor. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 peserta setiap hari dan terbuka bagi pelajar, mahasiswa, serta masyarakat umum.
Selain diskusi film, acara ini juga menghadirkan suasana karnaval dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, lengkap dengan wahana permainan seperti bianglala, kora-kora, ontang-anting, serta bazar dan UMKM yang dapat dinikmati masyarakat.(Noor/AS/MP).







.jpg)








