Breaking News
- Biro SDM Polda Metro Jaya Jalin Kerjasama dengan Empat Perguruan Tinggi
- Menkop: Eksistensi Kopdes Merah Putih Merupakan Implementasi Dari Prabowonomics
- Paripurna III DPRD Barito Utara, Bupati Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Lima Raperda
- Anggota DPRD Barito Utara Semarakkan Safari Ramadhan di Lahei Barat, Pererat Silaturahmi Hingga Pelosok Desa
- Robot Wudhu Otomatis hingga Robot Sumo, Wapres Gibran Tinjau Karya Santri Didampingi PRSI
- Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Jadi Tersangka KPK
- PLN UID Jakarta Raya Perkuat Ketahanan Air Tanah Lewat Bantuan 12 Mesin Bor
- Persatuan Perempuan Sidoarjo Berbagi Takjil dan Suarakan Perdamaian Untuk Pimpinan Sidoarjo
- AKG Jadi Sorotan Utama, Bupati dan Kadisdik Awasi Menu MBG hingga Detail
- Satgas Saber Polda Metro Tegur dan Minta Pedagang Pasar di Jakarta Barat Menjual Bapokting Sesuai Harga Acuan
Komplotan Begal di Jakarta Timur Dibekuk: Korban Dibacok dan Disiram Air Keras

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Polisi berhasil mengungkap dan membekuk komplotan begal yang beraksi di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur pada 18 Juni 2022. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, komplotan berjumlah tiga pemuda berinisial SAN (19), BPR (19), dan RS (19) berhasil ditangkap oleh tim Resmob Polda Metro Jaya dalam waktu tiga hari setelah kejadian. "Kasus ini terungkap dalam tempo 3 hari oleh subdit Resmob Polda Metro Jaya," kata Zulpan, di Mapolda Metro Jaya, Jum'at (24/6/2022). Zulpan menjelaskan, dalam melancarkan aksinya, selain melakukan pengancaman dengan senjata tajam celurit, komplotan ini juga tega menyiram air keras kepada korbannya. Mereka, lanjut Zulpan, masing-masing memiliki peran yang berbeda. "Pertama SAN perannya adalah sebagai eksekutor dengan membawa celurit dan membacok bagian belakang korban serta memberikan air keras kepada teman (pelaku) yang lain. Kemudian yang kedua BPR juga merupakan eksekutor, membawa celurit serta membacok korban sebanyak dua kali, kemudian yang ketiga RS juga sebagai eksekutor, perannya menyiram air keras ke wajah korban," terang Zulpan. Ditambahkan Zulpan, kasus terungkap setelah pihak korban melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. "Setelah terjadi kasus ini pada tanggal 18 Juni 2022, kemudian salah satu keluarga korban melaporkan kepada Kepolisian," ujar Zulpan. Bermodal laporan itu, kemudian tim penyidik Resmob Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP). "Kemudian pada tanggal 21 Juni 2022 penyidik bisa ungkap kasus ini dengan menangkap seluruh pelaku," singkat Zulpan. Adapun barang bukti yang diamankan dalam pengungkapan kasus ini, diantaranya tiga buah celurit, dan dua buah handphone. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dan terancam pidana penjara maksimal 12 tahun.
















