- Kejari Kota Tangerang Musnahkan BB 210 Perkara, Pidum Dan Pidsus.
- Diduga Hubungan Arus Pendek Listrik Pemilik Toko Bangunan di Gandusari Rugi Ratusan Juta Toko Ludes Terbakar.
- Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
- Anggaran BPJS Kota Bogor Tak Ditambah, Dedi Khawatir Banyak BPJS Warga ang Nonaktif
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Film \'People Pleaser\' Si Paling Gak Enakan, Siap Tayang 19 November
- Hadir di Tengah Warga, Babinsa Koramil Perkuat Keamanan, Kebersamaan Lewat Patroli Malam.
- Mendagri dan Mentan Teken SEB, Guna Sukseskan Swasembada Pangan
- Brigjen Aries Syahbudin Resmi Menjabat Kepala Korlantas Polri
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
Komisi XI DPR RI Tegaskan, Wirausaha Dibutuhkan Untuk Berkontribusi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Negara

Keterangan Gambar : Anggota Komisi XI DPR RI daerah pemilihan Jakarta Timur dari Partai Keadilan Sejahtera, Anis Byarwati
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Anggota Komisi XI DPR RI daerah pemilihan Jakarta Timur dari Partai Keadilan Sejahtera, Anis Byarwati, menegaskan wirausaha Dibutuhkan Untuk Berkontribusi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Negara.
Anis berpendapat, negara berkepentingan untuk memiliki jumlah wirausaha yang besar di negaranya. Hal ini dikarenakan negara tidak selalu dapat menyiapkan lapangan kerja. Kekurangan lapangan kerja akan berpengaruh kepada pengangguran yang mengakibatkan hilangnya pendapatan warga negara. Sementara pendapatan warga negara akan dihitung menjadi pendapatan per kapita.
“Itulah mengapa negara-negara maju memiliki jumlah wirausaha antara 12 sampai 14 persen dari jumlah penduduknya,” Kata Anis yang juga Wakil ketua Badan Akuntabilitas dan Keuangan Negara (BAKN) DPR RI ini saat menghadiri saresehan Global Entrepreneurs Profesional (GenPro) chapter Jakarta, Minggu, (18/08).
Baca Lainnya :
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Mengutip data yang disampaikan oleh Global Entrepreneurship Index pada tahun 2023 yang menyebutkan bahwa Indonesia masih berada di peringkat ke-74 dari 137 negara di dunia.
Hal ini tambah Anis menunjukkan bahwa tingkat ekonomi Indonesia masih rendah. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kewirausaan diantaranya dengan mengajarkan kewirausahaan di semua fakultas di perguruan tinggi tidak hanya di fakultas ekonomi saja. Sehingga mindset mahasiswa yang belajar di fakultas manapun dapat melakukan wirausaha seusai lulus kuliah tidak hanya mengandalkan lowongan kerja akan tetapi memiliki karakter menciptakan lapangan kerja.
“Seorang pelaku wirausaha tidak hanya menciptakan lapangan kerja bagi dirinya tetapi juga membuka lapangan kerja bagi orang lain. Artinya ia menggerakkan konsumsi rumah tangga yang secara tidak langsung berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional karena konsumsi rumah tangga merupakan salah satu elemen pendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkap Anis.
Pada kesempatan itu, Anis juga memberikan apresiasi terhadap aktivitas yang dilakukan oleh GenPro. Pilihan memberikan pelatihan, memberikan coaching, membuka lapangan kerja merupakan pilihan yang sangat tepat.
Mendidik jiwa wirausaha yang tangguh dan bisa menyerap tenaga kerja lanjut Anis, adalah merupakan dedikasi yang sangat baik. Keluarga yang semua anggotanya memiliki jiwa wirausaha, tidak hanya mencukupi dirinya sendiri akan tetapi dapat membantu keluarganya, lingkungan dekatnya dan lebih luas lagi membantu masyarakat dan negaranya.
“Tentu untuk menuju professional jalannya panjang. Namun yang penting adalah menanamkan karakter wirausaha agar menjadi professional sehingga menjadi wirausaha global yang benar-benar berkontribusi untuk negara,” tutupnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).







.jpg)
.jpg)






