- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
Ketua TP PKK Barut Buka Pelatihan Public Speaking bagi Kader dan ASN

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh– TP PKK Kabupaten Barito Utara menggelar Pelatihan Public Speaking bagi kader dan ASN dilaksanakan di Aula Siptaka, Sabtu (22/11/2025).
Kegiatan dibuka oleh Ketua TP PKK Barut, Hj. Maya Savitri Shalahuddi, dan dihadiri organisasi perempuan, perangkat kecamatan–desa, serta perwakilan mahasiswa.
Pada kesempatan tersebut Ket TP- PKK Kabupaten ini memberikan apresiasi kepada narasumber dan panitia dan berharap pelatihan ini membawa dampak nyata bagi peningkatan kualitas SDM PKK Barito Utara.
Baca Lainnya :
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
Hj. Maya menegaskan bahwa kemampuan komunikasi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di tengah dinamika sosial dan perkembangan digital.
“Kader PKK adalah ujung tombak di masyarakat. Mereka harus mampu menyampaikan pesan dengan jelas, akurat, dan mudah dipahami,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa public speaking bukan sekadar kemampuan berpidato, tetapi keterampilan strategis untuk menjawab kebutuhan informasi masyarakat serta meluruskan misinformasi di lapangan.
Pelatihan ini membekali peserta dengan teknik vokal, retorika, pengelolaan emosi, bahasa tubuh, hingga penyusunan pesan yang efektif.
Diharapkan olehnya peningkatan kapasitas ini memperkuat profesionalitas kader dan ASN dalam menjalankan program PKK, mulai dari edukasi posyandu hingga kampanye pencegahan stunting dan pemberdayaan ekonomi.
(A)



.jpg)




.jpg)







