- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Pangan dan Perdagangan Global
- Kapolres Majalengka Ajak Bobotoh Junjung Sportivitas Saat Nobar Persib vs Persebaya
- Munjirin Panen Padi Ciherang di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah
- PTPN I Ubah Aset Jadi Mesin Pertumbuhan, Cafe dan Gerai Produk Hilir Segera Hadir
Ketua Baznas Sumedang H Ayi Jelaskan Hasil Silatuhrahmi Kelembagaan dengan Baznas Jabar

Keterangan Gambar : Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang, H. Ayi Subhan Hafas
MEGAPOLITANPOS.COM Sumedang - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumedang terus memperkuat perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Hal itu diperkuat saat menggelar silaturahmi kelembagaan yang dilaksanakan belum lama ini dengan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan itu menjadi momentum strategis untuk mempererat sinergisitas sekaligus membuka ruang dialog antarlembagaan.
Dikesempatan itu pun dibahas tentang peningkatkan kualitas tata kelola zakat dan saling bertukar pandangan juga pengalaman diantaranya pengelolaan zakat, infak dan sedekah.
Baca Lainnya :
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang, H. Ayi Subhan Hafas, menegaskan bahwa silaturahmi tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar membangun pengelolaan zakat yang lebih adaptif dan berdampak luas.
"BAZNAS Sumedang memandang penting kolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Barat sebagai mitra strategis. Melalui silaturahmi ini, kami ingin memastikan bahwa pengelolaan zakat benar-benar berjalan sesuai prinsip amanah, profesional, dan tepat sasaran dengan tujuan agar manfaatnya semakin nyata dirasakan masyarakat," tegasnya. Kamis (08/01/2026).
Menurutnya, penguatan koordinasi antarlembaga zakat menjadi kunci agar program-program pendistribusian dan pendayagunaan zakat mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat, mulai dari sektor sosial, ekonomi, pendidikan hingga kesehatan.
"Zakat ini tidak hanya dimaknai sebagai bantuan konsumtif, tetapi juga harus mampu menjadi instrumen pemberdayaan. Karena itu, kami terus belajar dan berbenah agar program-program BAZNAS Sumedang semakin terukur dan berkelanjutan," tambahnya.
Ia berharap, sinergi dengan BAZNAS Jawa Barat diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan, sekaligus menyelaraskan kebijakan dan inovasi program zakat di tingkat daerah dengan arah pembangunan zakat di tingkat provinsi.
"Dengan terjalinnya komunikasi dan kolaborasi yang erat, BAZNAS Sumedang optimistis dapat terus meningkatkan kepercayaan publik serta menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat Sumedang," tutupnya. ** (agit)











1.jpg)





