- Kemenkes Ungkap 1.527 Kasus Influenza, H1N1pdm09 Paling Banyak Ditemukan
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Kawal Percepatan Penurunan Stunting di Desa Slorok, Garum.
- Kemenag Kab Tangerang Terus Perkuat Pembinaan Madrasah.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- Muhammad Nazaruddin Pimpin Jalan Sehat PRI, Bahas Program Pemerintah dan Agenda Partai
- Sambut HUT Ke-7 Kogabwilhan I, IKKT PWA CBS II Kogabwilhan II Pererat Silaturahmi Dan Kepedulian.
- Peran Aktif Babinsa Patroli Malam, Jadi Tauladan Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Kirab Budaya dan Ruwat Bumi, Pentingnya Menjaga Kerukunan .
Ketua Baznas Sumedang H Ayi Jelaskan Hasil Silatuhrahmi Kelembagaan dengan Baznas Jabar

Keterangan Gambar : Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang, H. Ayi Subhan Hafas
MEGAPOLITANPOS.COM Sumedang - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumedang terus memperkuat perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Hal itu diperkuat saat menggelar silaturahmi kelembagaan yang dilaksanakan belum lama ini dengan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan itu menjadi momentum strategis untuk mempererat sinergisitas sekaligus membuka ruang dialog antarlembagaan.
Dikesempatan itu pun dibahas tentang peningkatkan kualitas tata kelola zakat dan saling bertukar pandangan juga pengalaman diantaranya pengelolaan zakat, infak dan sedekah.
Baca Lainnya :
- Kemenkes Ungkap 1.527 Kasus Influenza, H1N1pdm09 Paling Banyak Ditemukan
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- DPKPP Majalengka Tegur CV Adibrata Jaya Persada soal Proyek Sumberjaya
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang, H. Ayi Subhan Hafas, menegaskan bahwa silaturahmi tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar membangun pengelolaan zakat yang lebih adaptif dan berdampak luas.
"BAZNAS Sumedang memandang penting kolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Barat sebagai mitra strategis. Melalui silaturahmi ini, kami ingin memastikan bahwa pengelolaan zakat benar-benar berjalan sesuai prinsip amanah, profesional, dan tepat sasaran dengan tujuan agar manfaatnya semakin nyata dirasakan masyarakat," tegasnya. Kamis (08/01/2026).
Menurutnya, penguatan koordinasi antarlembaga zakat menjadi kunci agar program-program pendistribusian dan pendayagunaan zakat mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat, mulai dari sektor sosial, ekonomi, pendidikan hingga kesehatan.
"Zakat ini tidak hanya dimaknai sebagai bantuan konsumtif, tetapi juga harus mampu menjadi instrumen pemberdayaan. Karena itu, kami terus belajar dan berbenah agar program-program BAZNAS Sumedang semakin terukur dan berkelanjutan," tambahnya.
Ia berharap, sinergi dengan BAZNAS Jawa Barat diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan, sekaligus menyelaraskan kebijakan dan inovasi program zakat di tingkat daerah dengan arah pembangunan zakat di tingkat provinsi.
"Dengan terjalinnya komunikasi dan kolaborasi yang erat, BAZNAS Sumedang optimistis dapat terus meningkatkan kepercayaan publik serta menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat Sumedang," tutupnya. ** (agit)









1.jpg)
.jpg)





