Breaking News
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- FPPM dan Konsultan Hukum Desak Negara Harus Segera Hadir Atasi Konflik Pertanahan
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
Kepala UPT Pantai Losari Memimpin Penataan Pedagang Pisang Epe

MEGAPOLITANPOS.COM, Makassar - Kepala UPT Pantai Losari Andi Nurul Salsabila memimpin langsung penataan dan penertiban sejumlah pedagang Pisang epe yang menggunakan drainase sebagai tempat berjualan. "Jadi sesuai perwali tugas dan fungsi saya menata pedagang kaki lima, kita mengatur agar tidak mengganggu aliran drainase serta menata agar terlihat rapi, disini pak kami dapat laporan dari lurah drainase disitu tersumbat dan banjir, banyak sampah." keluh Nurul pada wartawan (5/8/2022). Selain dari itu kata Nurul, apabila pedagang berjualan diatas drainase akan merusak pagar dan taman serta mengganggu pemandangan. "Dia rusak pagar sama taman, juga mengganggu keindahan, jadi kami lakukan menataan, ada beberapa pedagang yang tidak mau diatur, jadi jelas ini lahan pemerintah dan pemerintah tidak meminta bayaran silahkan ikuti aturan kami kalau tidak mau mengikuti silahkan mencari tempat lain, berjualan disini gratis. sebelumnya kami juga sudah memberikan himbaun untuk memindahkan sendiri." Tegas Nurul. Hal senada disampaikan oleh Lurah Maloko Aidir Perdana yang menganggap lucu dengan para pedagang yang tidak mau diatur. "Sangat lucu ya, jadi perintahnya sangat sederhana kepala UPT meminta agar memindahkan gerobak jualannya dari atas drainase ke tempat yang tidak mengganggu aliran dan tidak mencemari drainase." ungkapnya. Ditambahkan Aidir "Sebelumnya kami sudah menyurat, Dimana selama ini diatas drainase tersebut kerap kali digunakan sebagai tempat mencuci, sehingga sampah dari cucian itu dibuang ke drainase, dengan adanya penataan tersebut akan mengurangi sampah yang ada di aliran drainase itu." Tutup Aidir pada awak media. Dari pantauan awak media, hadir dalam penataan pedagang pisang epe tersebut kepala UPT Anjungan Pantai Losari, Lurah Maloku, Babinsa, Bhabinkantibmas serta personil satpol pp kota Makassar.Tauviq

.jpg)










.jpg)




