- Mensos Gus Ipul Minta Pejabat Baru Fokus Validasi Data dan Berantas Korupsi
- Kinerja BNI Melesat, Transformasi Digital dan BRAVE Jadi Motor Pertumbuhan
- PTPN I Percepat Optimalisasi Aset, Siapkan Mesin Pertumbuhan Baru untuk Ketahanan Pangan
- Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Pemkab Barito Utara Laksanakan Kaji Tiru ke DIY
- Elim Tyu Samba Dampingi Ketua MPR RI Ziarah Ke Makam Bung Karno
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
- Tanpa Kedip, PLN Jaga Keandalan Listrik Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Berjalan Sukses
- Peluncuran Buku Abdul Rivai Ras Tegaskan Peran Strategis PTPN I bagi Indonesia
Kemendag Hadirkan Sepuluh UKM Dukung Pameran SIAL Interfood ke-24 di Jakarta

Keterangan Gambar : Konferensi Pers SIAL Interfood Inspire Food Business, Rabu (1/11) di kantor Kemendag, Jakarta.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta– Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) memfasilitasi sepuluh pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor di sektor makanan dan minuman (mamin), yang dipilih melalui proses kurasi, untuk ikut dalam pameran mamin internasional SIAL Interfood ke-24 yang akan digelar pada 8—11 November 2023 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta.
“Tahun ini, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag memfasilitasi sepuluh
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
- SAPA UMKM Siap Perluas Akses Pengadaan Pemerintah melalui Integrasi Layanan
- Menteri UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Hadapi Bonus Demografi
- Pemerintah Tegaskan Keberpihakan kepada UMKM Lewat PP 20 Tahun 2026
pelaku UKM berorientasi ekspor yang dipilih melalui proses kurasi untuk berpartisipasi pada SIAL Interfood ke-24 tahun 2023. Kami harap, produk-produk yang dipamerkan dapat menarik minat para pembeli, menghasilkan kontrak bisnis, dan mendorong peningkatan ekspor nonmigas
Indonesia,” kata Plh. Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Kemendag Miftah Farid dalam Konferensi Pers SIAL Interfood Inspire Food Business, Rabu (1/11) di kantor Kemendag,
Jakarta.
Miftah mengatakan, makanan olahan adalah salah satu produk ekspor unggulan Indonesia di pasar
global. Dalam lima tahun terakhir (2018—2022), total nilai transaksi ekspor makanan olahan
nasional tumbuh 7,57 persen dari USD 4,00 miliar pada 2018 ke USD 5,26 miliar pada 2022.
Sementara itu, pada periode Januari—Agustus 2023, kinerja ekspor makanan olahan Indonesia sudah mencapai USD 3,38 miliar.
“Produk yang paling banyak meraih pangsa pasar dunia yaitu bahan makanan siap masak, udang, wafel dan wafer, pasta, biskuit, kepiting, ekstrak kopi, tuna, dan bumbu saus. Sementara itu, negara mitra dagang terbesar bagi eksportir produk makanan lokal kita adalah Amerika Serikat, Filipina,
Malaysia, Tiongkok, Arab Saudi, Thailand, Singapura, Jepang, Australia, dan Vietnam,” ungkap Miftah.
Miftah juga mengatakan, Kemendag konsisten melaksanakan program-program kerja untuk terus mengeksplorasi peluang pasar ekspor. Salah satu upanya adalah dengan menjalin kerja sama bilateral untuk menurunkan tarif bea masuk bagi produk-produk Indonesia ke negara tujuan ekspor.
Saat ini terdapat 35 perjanjian perdagangan yang dapat dimanfaatkan eksportir Indonesia untuk
memperluas pasar mereka ke mancanegara.
Selain itu, Kemendag juga konsisten melaksanakan program-program promosi produk Indonesia.
Beberapa kegiatan yang dilakukan adalah misi dagang, penjajakan kesepakatan bisnis (business matching), dan partisipasi pada pameran di dalam dan luar negeri. “Termasuk SIAL Interfood yang
merupakan platform promosi produk mamin berjejaring global yang berkonsep business-to-
business,” tutup Miftah.(Reporter: Achmad Sholeh)




.jpg)






.jpg)




