- Indonesia–Rusia Perkuat Hubungan Teknologi, PRSI Hadiri Pertemuan di Kedubes Rusia
- Sorot Anggaran Lift Rp 1,8 Miliar di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, CBA Minta Kejati DKI Selidiki
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- RoboSports Bangun Ekosistem Olahraga Robotik Modern
- Kolaborasi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
- Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H
- Sosialisasi Permen 2/2026 tentang Kearsipan, Sekjen ATR/BPN: Pengelolaan Arsip Penting bagi Pelayanan Pertanahan
- Berikan Pengarahan di Rakerda Kanwil BPN Provinsi Sumsel, Sekjen ATR/BPN: Kemampuan Kelola Tiga Instrumen Jadi Kunci Sukses Pemimpin
- Bedah Buku di Universitas Sahid, GEMA Kosgoro Dorong Menlu Sugiono Pelajari Reunifikasi Korea: Game Theory
- Politisi PKB Safari Ramadhan Perkuat Kebersamaan Bersama Masyarakat Lahei
Kapolda Pimpin Pemusnahan Kasus Narkoba Hasil Ungkap Ditresnarkoba dan Polrestro Jakpus Periode Juli-September 2023

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Sebanyak ratusan kilogram narkoba jenis Sabu dan Ganja serta puluhan ribu butir pil Ekstasi hasil ungkap kasus narkotika oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat, dimusnahkan. Kegiatan pemusnahan ratusan barang bukti narkotika tersebut digelar di halaman Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/10/2023).
Pantauan di lokasi, hadir memimpin kegiatan itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto dan didampingi Wakapolda Brigjen Suyudi Ario Seto, Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Kombes Hengki serta PJU lainnya. Dan turut hadiri pihak Kejaksaan Tinggi Jakarta, Badan Narkotika Nasional (BNN), Pengadilan Tinggi Jakarta, Bea Cukai Kementerian Keuangan, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan sejumlah organisasi anti madat.
Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Hengki mengatakan barang bukti yang dimusnahkan itu hasil pengungkapan kasus narkoba oleh Ditresnarkoba dan Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat periode Juli hingga September 2023.
Baca Lainnya :
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- Pesantren Al-Mizan Gelar Ramadhan Fest 2026, Hadirkan Zikir hingga Bahtsul Masail
- Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi
- Milad ke-65 H. Ateng Sutisna, Doa dan Apresiasi Mengalir untuk Anggota DPR RI dari PKS
- AKG Jadi Sorotan Utama, Bupati dan Kadisdik Awasi Menu MBG hingga Detail
"Barang bukti yang kami musnahkan pada kegiatan hari ini sebagai berikut, ganja 200,67 kg, sabu 279,44 kg, pil ekstasi 60.800 butir," sebut, Hengki.

Dijelaskan Hengki, selain menyita barang bukti, selama kurun tiga bulan terakhir tersebut juga telah mengamankan atau mengungkap kasus sebanyak 1.548 kasus dengan 2.053 tersangka.
"Kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba didasarkan pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 serta rencana kerja Polda Metro Jaya dan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya tahun 2023," beber Hengki.
Dalam pemusnahan, lanjut Hengki, ada sitaan narkoba yang disisihkan untuk dijadikan barang bukti di peradilan.
"Sabu sebanyak 708,62 gram, ganja 16,19 kilogram dan pil ekstasi sebanyak 120 butir," terang Hengki.
Eks Kapolres Metro Bekasi Kota ini juga mengatakan, pemusnahan barang bukti dilakukan untuk menunjukkan transparansi pelaksanaan tugas Polri, khususnya satuan kerja Direktorat Reserse Narkoba.
"Sehingga masyarakat mengetahui bahwa barbuk (barang bukti) narkoba yang berhasil disita petugas benar-benar dimusnahkan yang pada akhirnya menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri," cetusnya.
Adapun barang bukti kasus narkoba yang dimusnahkan oleh Polda Metro Jaya menggunakan mesin pembakaran atau insinerator.
"Pemusnahan barbuk selanjutnya akan dimusnahkan menggunakan insinerator di RSPAD Gatot Subroto," tukasnya. **(Anton)














