- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
- Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap
- KAI Gandeng Komunitas Kampanyekan Keselamatan serta Ajak Masyarakat Disiplin di Perlintasan
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
Investor Daily Summit 2023, Dirut BNI Sebut Perbankan Indonesia Tangguh

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Perbankan Indonesia diyakini dalam kondisi yang cukup tangguh di tengah tantangan kondisi perekonomian global yang belum stabil.
Hal tersebut terlihat dari sejarah perbankan Indonesia yang berhasil melalui berbagai krisis ekonomi dari tahun ke tahun.
Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Royke Tumilaar mengungkapkan, sisi permodalan yang kuat dan risk management yang baik menjadi modal utama perbankan Indonesia untuk mengantisipasi berbagai risiko ketidakpastian ekonomi global.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
- Anggota Komisi I DPRD Kota Blitar : MBG Nyata Tumbuhkan Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja Baru
- Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031
- Menteri UMKM Apresiasi KURDA Bunga 0 Persen untuk Pengusaha UMKM Sragen
“Sektor perbankan Indonesia cukup tangguh karena sudah banyak melewati krisis sehingga kita sudah banyak belajar dan sudah sangat siap untuk menghadapi situasi ekonomi global saat ini,” ujarnya dalam acara BNI Investor Daily Summit 2023, Jakarta, Rabu (25/10/2023).
Royke menyampaikan Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan menjadi 6%, dan perbankan tidak serta-merta turut menaikkan suku bunga pinjaman.
Hal tersebut dikarenakan kemampuan pebankan dalam memproyeksi tren pergerakan suku bunga ke depan.
Perbankan juga memiliki kemampuan untuk terus menjaga kualitas kredit perbankan tetap di jalur yang aman.
“Suku bunga tinggi ini saya rasa bukan sekarang, masyarakat sudah tahu dari tahun lalu dari sejak krisis, sudah kelihatan. BI cukup lama menahan, tidak menaikkan. Tren suku bunga akan naik ini bukan suatu masalah karena sudah diantisipasi,” ucap Royke. (Reporter: Achmad Sholeh)


.jpg)














