- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
Investor Daily Summit 2023, Dirut BNI Sebut Perbankan Indonesia Tangguh

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Perbankan Indonesia diyakini dalam kondisi yang cukup tangguh di tengah tantangan kondisi perekonomian global yang belum stabil.
Hal tersebut terlihat dari sejarah perbankan Indonesia yang berhasil melalui berbagai krisis ekonomi dari tahun ke tahun.
Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Royke Tumilaar mengungkapkan, sisi permodalan yang kuat dan risk management yang baik menjadi modal utama perbankan Indonesia untuk mengantisipasi berbagai risiko ketidakpastian ekonomi global.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- BNI Perkuat Layanan Digital Emerald dan Private lewat wondr by BNI
“Sektor perbankan Indonesia cukup tangguh karena sudah banyak melewati krisis sehingga kita sudah banyak belajar dan sudah sangat siap untuk menghadapi situasi ekonomi global saat ini,” ujarnya dalam acara BNI Investor Daily Summit 2023, Jakarta, Rabu (25/10/2023).
Royke menyampaikan Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan menjadi 6%, dan perbankan tidak serta-merta turut menaikkan suku bunga pinjaman.
Hal tersebut dikarenakan kemampuan pebankan dalam memproyeksi tren pergerakan suku bunga ke depan.
Perbankan juga memiliki kemampuan untuk terus menjaga kualitas kredit perbankan tetap di jalur yang aman.
“Suku bunga tinggi ini saya rasa bukan sekarang, masyarakat sudah tahu dari tahun lalu dari sejak krisis, sudah kelihatan. BI cukup lama menahan, tidak menaikkan. Tren suku bunga akan naik ini bukan suatu masalah karena sudah diantisipasi,” ucap Royke. (Reporter: Achmad Sholeh)

.jpg)
.jpg)
.jpg)





.jpg)





