- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
- Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan.
- Papan Proyek Jalan Sumberjaya Disorot, PUTR : Bukan Proyek Kami
- Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Gratis di RSUD Balaraja, Pemkab Tangerang dan Kejaksaan Agung Sinergikan Layanan Kesehatan Inklusif.
Indonesia Retail Summit 2022 Dongkrak Daya Beli Masyarakat dan Pulihkan Ekonomi

Jakarta(MegapplitanPos.com) - Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menyambut baik penyelenggaraan Indonesia Retail Summit 2022 dalam momentum memulihkan industri ritel modern di Indonesia yang terdampak pandemi COVID-19 sekaligus mendongkrak daya beli masyarakat atas produk lokal.
MenKopUKM Teten Masduki menyambut baik inisiatif Hippindo tersebut karena diyakini akan mampu mendorong peningkatan konsumsi masyarakat. “Hal itu penting karena struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia selama ini digerakkan oleh konsumsi rumah tangga,” kata MenKopUKM Teten Masduki.
Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menggelar Indonesia Retail Summit 2022 dan Hari Retail Modern Indonesia 2022 di Sarinah, Jakarta, Senin (15/8/2022).
Baca Lainnya :
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
- Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Tegaskan Komitmen Utamakan Nasabah
- Pimpin Apel HUT RI KE-81 Wali Kota Blitar Ajak Warga Jaga Keutuhan NKRI
- Peringati Hari Veteran Nasional, Bandung Serukan Kolaborasi dan Pelayanan untuk Masyarakat
- Launching Kopi Bubuk Konvensional Jos Jiz Siap Jadi Pesaing Pasar Internasional
Agenda juga ini menjadi media penyatuan visi misi para pelaku usaha di sektor ritel dan pusat belanja modern dalam menyepakati upaya dan langkah bersama untuk bangkit dan pulih setelah pandemi.
Melalui agenda tersebut, Menteri Teten optimistis masyarakat akan terpacu untuk kembali berbelanja sehingga diharapkan pada kuartal III 2022, pertumbuhan ekonomi nasional tetap tumbuh tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2022 sebesar 5,44 persen.
"Kami mengapresiasi Hippindo yang menyelenggarakan kegiatan ini karena sangat baik untuk memulihkan industri ritel kita yang selama dua tahun terakhir ini mengalami stagnasi. Kita tahu di kuartal II pertumbuhan ekonomi kita membaik dan 53 persen ditunjang oleh konsumsi rumah tangga. Jadi kita harus bersama menggerakkan konsumsi rumah tangga,” kata Menteri Teten dalam sambutannya pada acara tersebut.
Selain dengan memperbanyak agenda yang bisa menyedot perhatian publik, Menteri Teten juga berharap agar Hippindo turut menggencarkan program diskon nasional. Hal ini dinilai sangat efektif untuk mendongkrak minat belanja masyarakat. Oleh karena itu Hippindo perlu menyediakan ruang tertentu di setiap jaringan ritelnya untuk produk-produk UMKM.
"Tentu kita juga harus mendorong belanja produk buatan dalam negeri terutama brand lokal. Dari pengalaman Sarinah, saya kira pengelola mall swasta juga harus berani menampilkan brand lokal, terbukti Sarinah bisa menarik trafik pengunjung yang luar biasa,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir juga memberikan dukungan penuh Indonesia Retail Summit 2022 dan Hari Retail Modern Indonesia 2022. Menurutnya agenda ini menjadi bukti sinergi yang baik antara pemangku kepentingan dan swasta dalam mendorong peningkatan UMKM di Indonesia. Dia berharap Hippindo terus aktif memberikan dukungan terhadap brand-brand lokal khususnya produk UMKM untuk bisa tampil di mall-mall besar di berbagai wilayah di Indonesia.
"Saya titip ke Hippindo jangan hanya kita jadi market tapi bagaimana kita ada kesepakatan nasional seberapa persen brand lokal bisa mendapat tempat di mall di Indonesia, ini mesti saling asuh,” ujar Erick.
Menurut Erick, Hippindo dan asosiasi lainnya juga punya tanggung jawab yang sama untuk mendorong sektor UMKM agar lebih bersaing. Sebab faktanya 97 persen lapangan pekerjaan di Indonesia disediakan oleh sektor ini. Erick juga berharap Hippindo memberikan dukungan pada UMKM agar bisa go internasional sehingga produknya bisa masuk pasar ekspor.
"Ini fondasi bagi kita untuk UMKM, jangan sampai kita dinomerduakan. Tentu ini yang harus jadi diskusi bersama dengan pengusaha ritel tanpa pemaksaaan. Itu tugas kita semua untuk mendampingi dan memberikan UMKM kesempatan yang sama,” kata Erick.
Sementara itu Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah membenarkan bahwa selama pandemi bahkan hingga saat ini bisnis ritel modern di Indonesia terdampak signifikan. Hal itu membuat para peritel mengalami kerugian dan banyak tenaga kerja yang terpaksa harus dirumahkan.
"Tiga tahun ini sektor ritel offline menghadapi tekanan yang berat. Jadi kami berdiskusi dengan semua stakeholder bahwa pandemi tidak boleh ditakuti, jadi kita harus berani dan bangkit kembali,” kata Budihardjo.
Berkat dukungan semua pihak khususnya pemerintah, Hippindo optimistis sektor ritel modern akan kembali bangkit. Dengan melihat tren pengunjung yang berbelanja di Sarinah begitu tinggi di tengah pandemi, Hippindo semakin yakin bahwa sektor perdagangan ini bisa menjadi penyumbang utama bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
"Kami harapkan Indonesia Great Sale bisa ikut mendorong perekonomian. Kita harap ini bisa bangkit lagi sebab ritel ini menjadi lokomotif yang positif, untuk itu ritel harus segera disehatkan kembali,” katanya.(ASl/Red/Mp).
















