- Musrenbang RKPD 2027 Resmi Dibuka, Bupati Barito Utara Tekankan Perencanaan Terarah dan Prioritas Pembangunan
- Ketua DPRD Barito Utara Musrenbang RKPD Jadi Wadah Menyelaraskan Aspirasi Masyarakat
- Taufik Nugraha Dorong Revisi RTRWK dan Peningkatan Layanan Pendidikan - Kesehatan
- Hj. Henny Rosgiaty Usulkan Lokasi Strategis Pembangunan Jembatan Lahei
- Salurkan 200 Becak Listrik Banpres Presiden ini Pesan Bupati Blitar Rijanto
- Indonesia–Rusia Perkuat Hubungan Teknologi, PRSI Hadiri Pertemuan di Kedubes Rusia
- Sorot Anggaran Lift Rp 1,8 Miliar di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, CBA Minta Kejati DKI Selidiki
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- RoboSports Bangun Ekosistem Olahraga Robotik Modern
- Kolaborasi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
Hari Film Nasional 2024, Pemerintah Terus Dukung Upaya Memajukan Ekosistem Perfilman

Keterangan Gambar : Ahmad Mahendra, dalam konferensi pers Hari Film Nasional 2024 di Gedung Pesona Film Indonesia, Jakarta, Sabtu (30/3/2024).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Tepat tanggal 30 Maret 2024, Indonesia memperingati Hari Film Nasional (HFN) ke-74. Peringatan HFN kali ini mengusung tema “Beragam Filmnya, Ramai Penontonnya”.
Dalam rangka momen itu Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus berupaya untuk memajukan dunia film di Indonesia.
"HFN tahun ini dapat menjadi pematik memperkuat ekosistem perfilman nasional. Sehingga, api semangat ini dapat terus terjaga dan membawa perfilman Indonesia semakin harum di dunia internasional," kata Direktur Perfilman, Musik, dan Media Kemendikbudristek, Ahmad Mahendra, dalam konferensi pers Hari Film Nasional 2024 di Gedung Pesona Film Indonesia, Jakarta, Sabtu (30/3/2024).
Baca Lainnya :
- Musrenbang RKPD 2027 Resmi Dibuka, Bupati Barito Utara Tekankan Perencanaan Terarah dan Prioritas Pembangunan
- Ketua DPRD Barito Utara Musrenbang RKPD Jadi Wadah Menyelaraskan Aspirasi Masyarakat
- Taufik Nugraha Dorong Revisi RTRWK dan Peningkatan Layanan Pendidikan - Kesehatan
- Hj. Henny Rosgiaty Usulkan Lokasi Strategis Pembangunan Jembatan Lahei
- Salurkan 200 Becak Listrik Banpres Presiden ini Pesan Bupati Blitar Rijanto
Acara konferensi pers turut dihadiri Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI), Gunawan Panggaru, Ketua Komite FFI (Festival Film Indonesia), Ario Bayu, Prilly Latuconsina dan beberapa artis serta aktor film.
Mahendra menambahkan, berbagai program hingga terobosan pada bidang perfilman telah dilakukan untuk merangkai perfilman Indonesia dari hulu hingga hilir.
"Semoga perfilman Indonesia dapat terus unjuk gigi di kancah nasional maupun internasional," ucapnya.
Sementara Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI), Gunawan Panggaru mengatakan perkembangan pesat perfilman tanah air memerlukan pula peningkatan kemampuan di berbagai lini ekosistem. Seperti sumber daya manusia (SDM) dan produksi hingga promosi film. Gunawan mengungkapkan, peningkatan itu juga dibutuhkan kerjasama serta dukungan dari pemerintah dan berbagai pihak (stakeholder).
"Peran pemerintah sangat penting guna mendorong lebih cepat perkembangan ekosistem untuk memenuhi kebutuhan pasar dari segi kuantitas maupun kualitas," ujar Gunawan.
Lanjut Gunawan menuturkan bahwa BPI selalu berusaha mendorong terjadinya hubungan kerjasama antar stakeholder dan pemerintah dalam meningkatkan ekosistem dan memajukan dunia film di Indonesia.
"Sejalan dengan semangat itu, BPI dengan Kemendikbudristek menyelenggarakan berbagai kegiatan, seperti workshop film, edukasi hingga diskusi perkuatan ekosistem film," imbuhnya.
Menteri Dikbudristek, Nadiem Anwar Makarim, mengaku bangga melihat kebangkitan dunia perfilman Indonesia saat ini. Ia menilai, kualitas film Indonesia terus meningkat dan tema yang diangkat dalam film-film Indonesia juga semakin beragam.
“Dampak positif dari perkembangan ini bisa dilihat dari bertambahnya kepercayaan masyarakat terhadap film karya anak bangsa. Semoga, Indonesia terus memiliki banyak sineas yang akan mengharumkan nama bangsa, serta meningkatnya jumlah masyarakat yang mencintai dan mendukung film karya Indonesia,” kata Nadiem seperti dilansir sonora, Sabtu (30/3/2024).(*/Anton)














