- Peran Aktif Babinsa Patroli Malam, Jadi Tauladan Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Kirab Budaya dan Ruwat Bumi, Pentingnya Menjaga Kerukunan .
- Hasil Pemilihan RW 02 Tirtajaya, Sugianto Menang dan Ajak Warga Tinggalkan Perbedaan
- Bazar Sembako Koperasi Merah Putih Kutajaya Diserbu Warga, Barang Dagangan Ludes Terjual
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- Lampaui Target, LP2B Capai 87,63% di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA.
- Tepat di Momen HANTARU 2026, Implementasi PERINTIS 10 Hari Diperluas hingga ke 95 Kantah.
- Wilayah Aman, Adanya Babinsa Dan Konduk Patroli Malam.
- Indonesia Juara Beregu Putra Asian Games 2026, BNI: Bukti Kerja Keras dan Pembinaan
- Pendam Jaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Pembinaan Media Massa.
Fraksi PSI Dorong Kenaikan Anggaran Operasional RT-RW di DKI Jakarta

Keterangan Gambar : Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di DPRD DKI mendorong Pemprov Jakarta untuk meningkatkan anggaran operasional
MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta (09/10/2023) – Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di DPRD DKI mendorong Pemprov Jakarta untuk meningkatkan anggaran operasional mulai dari tingkat RT dan RW hingga seluruh ekosistem Kelurahan di DKI Jakarta.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian Untayana saat menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2024 dalam rapat paripurna, Senin 9 Oktober 2023.
“Kami dari Fraksi PSI mendorong kenaikan anggaran operasional untuk RT dan RW. Juga, mendukung kenaikan insentif bagi seluruh komponen kelurahan lainnya, yaitu LMK, FKDM, PKK, Dasawisma, Jumantik, Guru PAUD, dan Marbot Masjid ”, ujar Justin
Baca Lainnya :
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- Onderdil YSP Dukung Hit & Eat Kodam Jaya, 2.300 Paket Dibagikan kepada Ojol.
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
Menurutnya, sejak 2018, anggaran operasional untuk RT-RW belum pernah mengalami kenaikan. Padahal, sebagai salah satu garda terdepan dalam melayani masyarakat, RT-RW seharusnya mendapatkan insentif yang sesuai dan layak sebagai bentuk apresiasi bagi kinerja mereka yang menjadi penghubung langsung antara masyarakat dengan pemerintah.
“Bahkan, terdapat RT yang harus mengurus lebih dari 400 Keluarga dengan total ribuan penduduk," ungkapnya.
“Apalagi saat Pandemi COVID-19 kemarin, sangat banyak RT-RW yang mempertaruhkan keselamatannya demi melayani masyarakat, termasuk mengangkat jenazah saat tidak ada yang berani mengurusnya” sambungnya.
Justin juga mendorong Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, untuk merevisi Keputusan Gubernur (Kepgub) 1647/2018. Berdasarkan ketentuan tersebut, uang operasional RT ditetapkan Rp 2 juta per bulan. Sementara untuk RW sebesar Rp 2,5 juta per bulan.
"Upaya ini tentunya harus dibarengi dengan mengubah dasarnya, yaitu Kepgub. Maka saya minta dikepemimpinan Pak Heru yang genap setahun memberikan dampak dan legacy yang baik untuk RT-RW di Jakarta dengan segera mengubah keputusan itu," urainya.
Selain nominal yang layak, Anggota Komisi D DPRD DKI ini meminta Pemprov DKI juga untuk menjamin turunnya dana operasional yang tepat waktu dan tidak menunggak hingga berbulan-bulan.
“Dengan adanya tanggung jawab terhadap jumlah penduduk yang banyak, kami Fraksi PSI menilai, evaluasi atas kenaikan anggaran operasional ini patut dipertimbangkan ke dalam RAPBD 2024” tutup Justin. ** (Red)














