Breaking News
- Dukung Ekonomi Berkeadilan, Pemerintah Perkuat Ekosistem UMKM Lewat Bursa Wirausaha Unggulan
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Prabowo: Obat Generik Murah dan Modernisasi Rumah Sakit Jadi Prioritas Pemerintah
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
Dua Wamen RI Dianugerahi Gelar Adat Dayak Siang

MEGAPOLITANPOS.COM, Puruk Cahu- Dua gelar kehormatan dari Suku Dayak Siang dianugerahkan kepada Wakil Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (LHK) serta Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI. Pemberian gelar adat Dayak Siang ini digelar di Rumah Jabatan Bupati Murung Raya (Mura) yang dilaksanakan oleh Sekretaris Umu DAD Kabupaten Mura Herianson D Silam, Rabu (9/2/2022) malam. Herianson saat dibincangi wartawan menjelaskan bahwa, kedua tamu istimewa yang datang mengunjungi Kabupaten Mura dan pihaknya meyakini kunjungan kerja ini membawa berkah yang luar biasa bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat adat di Mura. Sehingga dia mewakili masyarakat Adat Dayak yang ada di wilayah Murung Raya serta mewakili pengurus DAD kabupaten memberikan gelar adat Dayak ' _Laca Mangku Pulo Tampang_ ' kepada Wamen LHK Alue Dohong, dan gelar adat Dayak ' _Laca Mangku Mangun Kopohantai Lambang_ ' kepada Wamen PUPR RI John Wempi Wetipo. "Masing masing gelar punya arti, untuk gelar adat Dayak Siang Laca Mangku Pulo Tampang ini berarti Pemimpin yang giat membangun, memelihara hutan dan melestarikan lingkungan hidup di NKRI. Sedangkan gelar Adat Dayak Siang untuk Wamen PUPR John Wempi Wetipo tadi mempunyai arti Pemimpin yang giat membangun infrastruktur fisik di NKRI tercinta," jelas Sekum DAD Mura usai memberikan gelar adat kepada dua Wamen RI. Herianson kembali berharap dengan kehadiran dua Wamen RI Kabinet Indonesia Maju di Bumi Tana Malai Tolung Lingu dapat memberikan dampak yang luar biasa bagi kemajuan dan mensejahterakan masyarakat, khususnya masyarakat adat Dayak di daerah Kabupaten Murung Raya. (Aseng)

















