Breaking News
- Kaskogabwilhan II Pimpin Laporan Korps Rapor Kenaikan Pangkat Prajurit: Dorong Peningkatan Profesionalisme dan Tanggung Jawab.
- Gusmardi Bustami: Dari Order Menjadi Ekspor Nyata, Tantangan UKM Indonesia
- Syukuran HUT ke-81 TNI di Makogabwilhan II: Kaskogabwilhan II Potong Tumpeng dan Tekankan Pentingnya Syukur serta Soliditasm
- HUT ke-81 TNI, Kogabwilhan II Komitmen Perkuat Profesionalisme Demi Kawal Kedaulatan Negara.
- Pansus CSR DPRD DKI Apresiasi Program CSR Biodigester Sampah Organik Komunal Bank Jakarta, Ubah Sampah Jadi Energi Biogas
- Dandim 0808/Blitar Pimpin Apel HUT Ke 81 TNI, Tegaskan Komitmen Kawal Kedaulatan Bersama Rakyat.
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Wali Kota Jakpus Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Tekankan Pentingnya Akurasi dan Kompetensi Wartawan
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Cari Sensasi Berujung Bui, 3 Pemuda Majalengka Ditahan Polisi
DPRD Kota Tangerang Minta Dinas Terkait Perhatikan Kualitas Pembangunan Infrastruktur

Keterangan Gambar : Turidi Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Pembangunan fisik seperti trotoar hingga jalan raya di Kota Tangerang tengah digencarkan. Oleh karena itu, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto meminta kepada dinas yang menangani langsung pembangunan infrastruktur untuk memperhatikan kualitas pembangunan, Kamis (27/10/22).
Dikatakan Turidi, jangan sampai pembangunan tersebut mengabaikan kualitas. Lantaran yang akan merasa efek dari pembangunan itu juga masyarakat. Sebab belakangan ini seperti trotoar yang sekitar Pemkot Tangerang belum lama ini amblas, namun telah diperbaiki. Turidi pun mengapresiasi langkah cepat dinas PUPR Kota Tangerang.
“Kami menyampaikan kepada instansi terkait seperti pembangunan jalanan, pembangunan infrastruktur, gedung dan lainnya, harus sesuai apa yang disajikan baik dari konsultannya, perencanaan harus disesuaikan,” katanya.
“Oh ya setiap pembangunan itu ada perencanaan, ada kebutuhan. Kebutuhan itu ada hitungannya pasti ditempuh,” tambahnya.
Turidi mengatakan jika dalam kondisi darurat seperti longsor, pergerakan tanah, dan lainnya, hal tersebut tidak dapat di deteksi.
Menjelang akhir tahun ini, pekerjaan tengah di kebut. Sebab anggaran terus berjalan. “Karena anggaran serapan memang sedang berjalan. Memang bulan September, Oktober November ini sedang proses pembangunan terus berjalan,” pungkasnya.(**)










.jpg)





