Breaking News
- BNI Sahabat Sekolah Rakyat Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa di Sulawesi Selatan
- Program Revitalisasi di Blitar Disinyalir Banyak Campur Tangan Siapa Mereka ? .
- Pasangan Suami Istri Resmi Maju Pilkades Kedungbanteng 2026-2031 \"Dua Hati Satu Tujuan\".
- Perkuat Nilai Kejuangan di Momentum HUT TNI ke-81 Pangdam V/ Brawijaya Nyekar ke MBK Apa Pesanya.
- Dari Celengan ke Buku Rekening, Siswa Sekolah Rakyat Belajar Menabung bersama BNI
- DPKPP Majalengka Tegur CV Adibrata Jaya Persada soal Proyek Sumberjaya
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
DPRD Barsel akan gelar RDP Terkait Surat Edaran kepala UPTD Puskesmas Buntok masalah BPJS

MEGAPOLITANPOS.COM : Buntok - Usai memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi l dan Komisi lll bersama Kepala Badan Pengelolan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Bagian Hukum Sekda Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Ketua DPRD Kabupaten Barito Selatan kalimantan Tengah Ir. H.Muhammad Farid Yusran ,MM. pun angkat bicara. Selasa,15 /3/2022. Terkait Surat Edaran Kepala Puskesmas Buntok yang mengumumkan bahwa pet 1 April 2022 pemegang kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) akan dipungut biaya secara umum, hal itu memantik respon Ketua DPRD Barsel Farid Yusran. "Itu tidak boleh, kita sudah minta kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Barsel untuk rapat terlebih dahulu, agar mencari titik terang apa permasalahannya. Sebab kartu BPJS adalah jaminan kesehatan yang sangat diperlukan masyarakat di Barsel," jelasnya. Menurut Legislator Bumi Batuah ini, dari namanya saja kartu BPJS, artinya adalah kartu jaminan kesehatan untuk masyarakat di wilayah Barsel dan sekitarnya. “Hari Jumat nanti kita akan melakukan RDP,” tegas politisi PDI Perjuangan ini.(Ade/Red/MP).



.jpg)












