- Dandim 0808/Blitar Pimpin Apel HUT Ke 81 TNI, Tegaskan Komitmen Kawal Kedaulatan Bersama Rakyat.
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Wali Kota Jakpus Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Tekankan Pentingnya Akurasi dan Kompetensi Wartawan
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Cari Sensasi Berujung Bui, 3 Pemuda Majalengka Ditahan Polisi
- Peringati HUT TNI Ke-81, Danrem Olahraga Bersama 2000 Masyarakat.
- Kementerian UMKM Dorong Flobamorata Creative Expo Jadi Pintu Perluasan Pasar UMKM NTT
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Patroli Malam, Babinsa Bersatu Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman.
- Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat.
DPC Kabupaten Tangerang Menolak Keras, Niat Budi Arie Gabung Ke Gerindra

Keterangan Gambar : Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tangerang H. Astayudin SE,
MEGAPOLITAMPOS.COM, KABUPATEN TANGERANG –Rencana eks - Menteri Koperasi Copotan Presiden Prabowo Subianto Budi Arie Setiadi untuk bergabung ke partai gerindra mendapat penolakan keras dari Kader Partai, penolakan tersebut langsung disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tangerang H. Astayudin SE, menyatakan Budi Arie tidak layak gabung gerindra.
Ia menegaskan bahwa, partai gerindra ini dibangun dengan Idealisme ,bukan oportunisme dan bukan tempat persinggahan bagi mereka yang datang saat kondisi partai sedang cerah.Kami menjaga kemurnian arah perjuangan partai.tegasnya
“Kami DPC Kabupaten Tangerang menolak jika Budi Arie benar-benar ingin masuk ke Gerindra,” ujar Astayudin saat dikonfirmasi, Jumat (7/11/2025).
Baca Lainnya :
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Polisi Bongkar Curanmor Majalengka, Motor Korban Ditemukan di Garut
- Sulthan Saddan Buka Kartu di Musda KNPI : 1000 Persen Maju!
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang ini menegaskan, seluruh kader di tingkat kabupaten hingga ranting telah satu suara menolak rencana tersebut. Pihaknya menilai bahwa Gerindra di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto adalah partai yang memiliki karakter kuat, sehingga setiap kader yang masuk harus memiliki rekam jejak dan komitmen yang sejalan dengan visi partai.
“Gerindra bukan partai yang dibangun karena momentum politik, tetapi karena komitmen perjuangan. Untuk masuk ke Gerindra harus melalui proses panjang dan pembuktian, tidak bisa hanya karena posisi atau kedekatan dengan kekuasaan,” tandasnya.
Astayudin menilai, rencana bergabungnya Budi Arie Setiadi yang sebelumnya memimpin relawan Projo menimbulkan tanda tanya besar di kalangan kader Gerindra daerah. Ia menegaskan bahwa DPC Gerindra Kabupaten Tangerang berpegang pada prinsip kaderisasi.
“Kami ingin menjaga marwah partai. Jangan sampai Partai Gerindra menjadi tempat persinggahan tokoh yang kehilangan posisi politik,” katanya.
Astayudin menyebut bahwa penolakan terhadap Budi Arie juga merupakan bentuk aspirasi kader di daerah yang ingin mempertahankan nilai-nilai perjuangan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa sikap penolakan ini bukan bentuk kebencian pribadi, melainkan untuk menjaga garis perjuangan partai.
“Kami tetap tunduk pada keputusan DPP, tetapi kami punya hak menyampaikan aspirasi. Kami berharap DPP dapat mempertimbangkan dengan bijak setiap wacana perekrutan tokoh nasional agar tidak menimbulkan keresahan di tingkat bawah,” pungkasnya.(**)







.jpg)

.jpg)





