- Koramil 03/Legok Gelar Karya Bakti Gerakan Nasional Indonesia Asri di Desa Palasari
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembongkaran RTLH Milik Ibu Sukesti.
- Perkuat Sinergitas Wilayah, Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Dankodaeral XIII dan Danlanal Balikpapan
- Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Cor Jalan hingga Malam Hari.
- MHX Jakarta 2026 Hadirkan 21 Rumah Sakit Malaysia, Tawarkan Konsultasi Kesehatan Gratis
- Hadiri Hari Kesaktian Pancasila, Adityawarman Tegaskan Pentingnya Persatuan
- DPRD Kota Bogor Tinjau Trase Baru Batutulis, Progres Pembangunan Capai 84 Persen
- 179 Sekolah Masuk Revitalisasi, Bupati Majalengka Bidik Pemerataan Pendidikan
- Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot
- Kompetitif di 4 Putaran Awal, Tim HRI Target Raih Gelar Juara Nasional Akhir Pekan Ini di Mandalika
DPC Kabupaten Tangerang Menolak Keras, Niat Budi Arie Gabung Ke Gerindra

Keterangan Gambar : Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tangerang H. Astayudin SE,
MEGAPOLITAMPOS.COM, KABUPATEN TANGERANG –Rencana eks - Menteri Koperasi Copotan Presiden Prabowo Subianto Budi Arie Setiadi untuk bergabung ke partai gerindra mendapat penolakan keras dari Kader Partai, penolakan tersebut langsung disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tangerang H. Astayudin SE, menyatakan Budi Arie tidak layak gabung gerindra.
Ia menegaskan bahwa, partai gerindra ini dibangun dengan Idealisme ,bukan oportunisme dan bukan tempat persinggahan bagi mereka yang datang saat kondisi partai sedang cerah.Kami menjaga kemurnian arah perjuangan partai.tegasnya
“Kami DPC Kabupaten Tangerang menolak jika Budi Arie benar-benar ingin masuk ke Gerindra,” ujar Astayudin saat dikonfirmasi, Jumat (7/11/2025).
Baca Lainnya :
- DPRD Kota Bogor Tinjau Trase Baru Batutulis, Progres Pembangunan Capai 84 Persen
- Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Kemenag Kabupaten Tangerang Berikan Pembinaan Guru PAI, Untuk Menbangun Ekosistem Pendidikan Kuat.
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang ini menegaskan, seluruh kader di tingkat kabupaten hingga ranting telah satu suara menolak rencana tersebut. Pihaknya menilai bahwa Gerindra di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto adalah partai yang memiliki karakter kuat, sehingga setiap kader yang masuk harus memiliki rekam jejak dan komitmen yang sejalan dengan visi partai.
“Gerindra bukan partai yang dibangun karena momentum politik, tetapi karena komitmen perjuangan. Untuk masuk ke Gerindra harus melalui proses panjang dan pembuktian, tidak bisa hanya karena posisi atau kedekatan dengan kekuasaan,” tandasnya.
Astayudin menilai, rencana bergabungnya Budi Arie Setiadi yang sebelumnya memimpin relawan Projo menimbulkan tanda tanya besar di kalangan kader Gerindra daerah. Ia menegaskan bahwa DPC Gerindra Kabupaten Tangerang berpegang pada prinsip kaderisasi.
“Kami ingin menjaga marwah partai. Jangan sampai Partai Gerindra menjadi tempat persinggahan tokoh yang kehilangan posisi politik,” katanya.
Astayudin menyebut bahwa penolakan terhadap Budi Arie juga merupakan bentuk aspirasi kader di daerah yang ingin mempertahankan nilai-nilai perjuangan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa sikap penolakan ini bukan bentuk kebencian pribadi, melainkan untuk menjaga garis perjuangan partai.
“Kami tetap tunduk pada keputusan DPP, tetapi kami punya hak menyampaikan aspirasi. Kami berharap DPP dapat mempertimbangkan dengan bijak setiap wacana perekrutan tokoh nasional agar tidak menimbulkan keresahan di tingkat bawah,” pungkasnya.(**)













