- Diskon Besar di Jakarta Fair 2026, Smart Lock hingga Perabot Rumah Dijual Mulai Rp10 Ribuan
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Demi Keselamatan dan Daya Saing, Iperindo Usulkan Transisi B50 Dilakukan Bertahap
- Peternak Rakyat Desak Evaluasi Impor Satu Pintu SBM, Harga Pakan Melonjak Rp2.000 per Kg
- 150 Massa di Majalengka Long March, Polisi Siaga Kawal Aksi Damai MBG
- Bupati Barito Utara Bacakan Amanat Presiden pada HUT ke-80 Bhayangkara
- Camat Palasah Bawa Kue ke Polsek, Momen Hangat Bhayangkara ke-80
- Rian Bakal Calon Ketum TheJak: Saatnya Manajemen Lebih Terbuka, TheJak Milik Kita Bersama Bukan Segelintir Orang
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan Pembayaran Uang Ganti Rugi Pengadaan Tanah untuk pembangunan Jalan Tol Serpong–Balaraja Seksi 2A
Disentil RK Soal IPM Banten Turun, Rano : Makanya Saya Minta Mas Pram yang Jadi Gubernur Agar Jakarta Lebih Maju

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Rano Karno( Bang Doel) dengan santai mengatakan bahwa, pasangannya dalam Pilkada DKI Jakarta 2024 Pramono Anung lebih unggul dibandingkan dirinya terkait pengalaman di bidang pemerintahan sehingga diharapkan dapat mengubah Jakarta jauh lebih maju.
"Berbicara pengalaman, Pramono Anung lebih unggul, makanya saya minta dia menjadi gubernur. Mudah-mudahan bisa mengubah Jakarta jauh lebih maju," ujar Rano menjawab pertanyaan Ridwan Kamil (RK)dalam debat kedua Pilkada DKI Jakarta 2024 di Jakarta, Minggu malam, (27/10).
Baca Lainnya :
- KPU Daerah Khusus Jakarta Sosialisasikan PKPU PAW 2025, Tekankan Kepatuhan Regulasi dan Akurasi Data Parpol
- KPUD Jakarta Rilis Jumlah Pemilih Menjadi 8.239.242 di Semester II 2025
- Ketua PWI DKI: Pokja Adalah Mitra Strategis Instansi Publik untuk Menjaga Transparansi Informasi
- Jakarta Mantapkan Diri Jadi Global Wellness City, Wagub Rano Karno Buka FGD Jakarta Wellness Tourism with ETNAPRANA
- KPU dan Akademisi Soroti Tantangan E-Counting, Kepercayaan Publik Jadi Faktor Penentu
Dalam debat kedua
pertanyaan calon Gubernur DKI Jakarta 2024 nomor urut 1 Ridwan Kamil( RK) lebih menyoroti pengalaman Rano Karno selama menjadi Gubernur Provinsi Banten.
RK mengatakan indeks pembangunan manusia (IPM) Banten turun selama Rano menjabat sebagai gubernur. RK bertanya alasan IPM Banten bukannya stabil, namun malah turun 0,07.
Tak hanya IPM Banten yang turun, RK juga menyoroti tentang tingkat pengangguran terbuka yang turun 0,8 persen.
Sementara dirinya dapat menurunkan tingkat pengangguran terbuka sebesar tiga persen.
Oleh karena itu, menurut RK, Jakarta membutuhkan pemimpin yang berpengalaman.
Menanggapi ini, Bang Doel mengatakan dirinya hanya menjabat sebagai Gubernur Banten selama satu tahun karena menggantikan Ratu Atut.
"Saya jadi gubernur hanya satu tahun. Tahun 2012-2013 menjadi wakil gubernur, 2013-2015 menjadi Plt. Gubernur Banten. Banten ini aneh, sejak lepas dari Jawa Barat pada 2000, sampai hari ini Kapolda di Banten ada dua yakni Kapolda Banten dan Kapolda Metro, Pangdam juga 2 (Pangdam Siliwangi dan Pangdam Jaya). Bisa bayangkan saya harus berkoordinasi dengan kondisi ini," papar Rano.
Dia mengatakan, jika dulu berani membenahi Banten, maka hal serupa dia yakini dapat dilakukan di kampungnya sendiri, yakni Jakarta.
Kalau saya berani membenahi kampung orang di Banten, masa saya tak bisa membenahi kampung saya sendiri, di Jakarta. Kalau saya tak bisa membenahi kampung saya di Jakarta, saya tak akan maju jadi wakil gubernur," kata dia.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mengadakan debat kedua calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2024 di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, Minggu,(28/10/2024).
Tema yang diangkat dalam debat kedua yakni "Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial". Tema ini terbagi atas enam subtema, yakni infrastruktur terintegrasi dan pelayanan dasar prima, pendidikan dan kesehatan.
Kemudian penanganan ketimpangan sosial, pembangunan ekonomi digital dan UMKM, lalu, pariwisata dan ekonomi kreatif serta inflasi bahan pokok.
Peserta debat tersebut adalah pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), paslon nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dan paslon nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel).
Sebelumnya, debat pertama digelar di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (6/10) malam dengan tema "Penguatan SDM dan Transformasi Jakarta menjadi Kota Global".
Sekedar informasi rencana debat tahap ketiga Pilkada Jakarta dijadwalkan kembali pada 17 November 2024.(AS).



_-_Copy.jpg)











