Breaking News
- Bupati Majalengka Ultimatum KONI Majalengka: Saatnya Bangkit Raih Prestasi
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
Dirlantas PMJ: Transjakarta Janji untuk Perbaiki Manajemen Operasional

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengaku, telah memberikan saran dan rekomendasi perbaikan manajemen pengawasan operasional bus Transjakarta kepada PT Transjakarta. Hal ini diungkap Sambodo seusai pihaknya menerima audiensi dan mediasi PT Transjakarta, di kantor Ditlantas PMJ, Jakarta Selatan, Kamis (9/12/2021). “Ada beberapa saran dan perbaikan yang kami rekomendasi ke Transjakarta dan pihak Transjakarta janji untuk perbaiki dan laksanakan beberapa rekomendasi yang kami berikan,” kata Sambodo kepada wartawan. Menurut Sambodo, masukan atau rekomendasi itu sangat penting mengingat dalam dua bulan terakhir kecelakaan bus Transjakarta meningkat. Untuk itu, pihaknya meminta manajemen Transjakarta untuk memperhatikan jam operasional dan jam istirahat sopir. Sambodo juga menekankan agar manajemen memperbaiki pengawasan di koridor Transjakarta. “Ada reward dan punnishment untuk operator terkait dengan aspek pengelolaan, aspek keselamatan dari operasional Transjakarta,” jelasnya. Sementara itu, Direktur Utama Transjakarta M. Yana Aditya menyampaikan, audiensi dengan pihak Ditlantas PMJ membahas beberapa aspek seperti pengawasan dan pengelolaan operasional bus Transjakarta. "Kita tadi mendiskusikan terkait 3 hal, pertama aspek pengawasan. Bagaimana bekerjasama dengan Polda Metro Jaya untuk mengawasi semua koridor, mengawasi bagaimana untuk menekan terjadinya kecelakaan," kata Yana. Dan yang kedua, lanjut Yana, terkait dengan bagaimana follow up dari manajemen untuk mengelola supaya tidak terjadi kecelakaan. "Yang ketiga yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama mendeskripsikan menajemen mitigasi risiko. Bagaimana Transjakarta nanti menekan angka kecelakaan di tahun depan," bebernya.(Anton)


.jpg)














