- PRSI dan Kementerian ESDM Bahas Strategi Pengembangan Generasi Energi Masa Depan
- KUR Rp70 Triliun untuk Sektor Mikro, Pemerintah Gaspol Tekan Kemiskinan Ekstrem
- Ketua DPRD Hadiri Pelantikan Pejabat Barito Utara, Dukung Penguatan Kinerja Birokrasi
- Kapolsek dan Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Bareskrim Polri
- Pemkot Jaktim Perkuat Sinergi Wajib Belajar 13 Tahun dan Penanganan Anak Tidak Sekolah
- Bupati Barito Utara Lantik Pejabat,Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
- RPTRA Jadi Garda Terdepan, Pramono Anung Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga
- Kesbangpol Barut Ajak ASN Tingkatkan Kinerja, Masyarakat Diminta Jaga Kondusivitas
- Sjafrie Sjamsoeddin dan Koizumi Shinjiro Sepakat Perkuat Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik
- Kenaikan BBM Non-Subsidi Berlaku Hari Ini, Pertalite dan Solar Tetap Stabil
Bupati Tangerang : Pos Pantau Dadap Untuk Monitoring Truk Yang Beroperasi Diluar Jam Operasional

Keterangan Gambar : Bupati Tangerang dan Kapolrestro Tangerang Kota saat tinjau Pos Pantau Dadap dan Benda
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang- Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar bersama Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol Zain Dwi Nugroho melakukan peninjauan Pos Pantau di Dadap dan Benda Kota Tangerang, Rabu (2/11/22).
Di sela-sela peninjauan tersebut Bupati Zaki mengatakan Pemkab Tangerang melalui Dinas Perhubungan bekerjasama dengan Dishub Kota Tangerang dan Polres Metro Tangerang Kota untuk membuat rekayasa lalin dan pos pantau yaitu pos pantau Dadap dan Benda Kota Tangerang dalam rangka memonitoring lalu lintas dan menertibkan truck yang beroperasi di luar jam operasional yang telah ditetapkan.
"Jadi antara Dishub Kota Tangerang dan Dishub Kabupaten serta Polres Metro Kota Tangerang kerjasama. Kita bertiga yaitu menutup dua jalur ataupun satu jalur dengan dua posko untuk menertibkan truk di jam operasional yang tidak boleh melintas," kata Bupati Zaki.
Baca Lainnya :
- Kapolsek dan Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Bareskrim Polri
- KDMP Desa Gununggede Perkokoh Perekonomian Desa Mandiri dan Sejahtera
- Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka
- Dari Asbes Jebol ke Jeruji : Aksi Curat Bengkel Rp 26 Juta Dibongkar Polisi
- Jejak Digital Menjerat! Motor Raib Pagi Hari, Pelaku Diciduk Malamnya di Majalengka
Bupati Zaki mengungkapkan dengan rekayasa lalin dan pembuatan pos pantau hasilnya cukup. Menurutnya, hasil pantauan selama tiga hari terakhir ini, ada 65 truck di hari pertama, turun menjadi 40 lebih dan hari ini baru sekitar 20 yang sudah diputar balikan di Pos Benda. Bupati berharap mudah-mudahan 2 pos pantau tersebut akan terus dipertahankan secara konsisten pengoperasionalnya.
Selanjutnya, Bupati Zaki juga mengatakan pelaksanaan pengerjaan konstruksi sedang dilakukan di Jalan Dadap Kali Prancis yang diharapkan bulan Maret 2023, jaringan jalan dengan sistem betonisasi di Dadap dapat diselesaikan dengan baik sehingga nantinya bisa dilanjutkan dengan penataan dan pembangunan jalur pedestrian.
"Hanya memang perlu dipahami bersama. Masyarakat juga harus bersama-sama menjaga kebersihan di sekitarnya. Jangan sampai ada sampah berserakan di sungai dan ujung-ujungnya hanya menyalahkan pemerintah daerah," harapnya
Bupati Zaki menandaskan semua pihak harus bekerjasama demi kebaikan dan kepentingan bersama.
"Kita harus bekerja sama dengan seluruh masyarakat agar mereka paham apa yang dilakukan itu untuk kebaikan mereka juga. Tidak ada tujuan dari program pembangunan untuk menelantarkan masyarakat dan meminggirkan mereka," tegasnya.
Sementara itu Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengungkapkan pada intinya dari Dishub Kota dan Kabupaten serta Polres Metro Tangerang dibantu TNI, semua bersinergi dan berkomunikasi serta berkoordinasi secara intensif. Menurut dia, Polres Metro Kota Tangerang sudah sepakat dan berkomitmen dengan Bupati dan Walikota Tangerang untuk melakukan pemantauan dan monitoring secara kontinyu sebagai bukti bahwa semua jajaran baik Dishub, Pol PP, Polri dan TNI, secara sinergis hadir tidak hanya diam terhadap permasalahan yang selama ini terjadi.
"Insya Allah kita akan selalu konsisten bertindak secara kontinyu dan berkesinambungan sehingga truk-truk ini bisa kita kendalikan. Dalam penindakan kita kedepankan kegiatan persuasif dan humanis. Mereka kita belokkan atau kita parkirkan supaya mereka tahu bahwa mereka tidak diperbolehkan melintas di luar jam operasional," ungkap Kapolres Di Pos Pantau Dadap Kosambi Kab. Tangerang.(**)

















