- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
- Mendikdasmen: Pendidikan Tak Cukup Sekadar Angka, Karakter Bangsa Harus Dibangun
- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
Bupati Blitar: Selain Menjalin Kekompakan, Olahraga Tradisional Juga Lebih Menyehatkan

Keterangan Gambar : Olahraga tradisonal
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Perkembangan dan peradaban modern sudah mengikis peradaban warisan leluhur, ketika dunia anak- anak sudah diwarnai dengan dunia Gadged, bangsa ini akan semakin tidak mengenali lagi tetang permainan tradisional. Untu memperkenalkan kembali permainan atau dolanan tempo dulu, perlu inisiasi dan campurtangan semua pihak, termasuk dinas terkait, yang salah satunya dengan menggelar event permainan modern berbasis gawai, hal ini disampaikan oleh Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah saat menghadiri acara lomba permainan tradisional di lapangan desa Babadan Kesamben pada Selasa (31/08/22).
Acara lomba permainan tradisional diprakarsai Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar diikuti seluruh siswa-siswi lembaga pendidikan se Kecamatan Kesamben Kecamatan dengan beraneka ragam lomba permainan tradisional seperti, rangkul alu lomba hulahoop, egrang batok, lomba bakiak renteng, tarik tambang, dan lomba gobak sodor.

Baca Lainnya :
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
"Atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Blitar, saya sangat mengapresiasi kepada semua pihak khususnya Dinas Pendidikan yang yang telah menginisiasi kegiatan,"kata orang nomor satu di Pemkab Blitar.
Mak Rini sapaan akrab Bupati Blitar ini juga menyebutkan lomba permainan tradisional selain untuk memperkenalkan kepada generasi sekarang, permainan tradisional kegiatan ini juga juga sangat bagus untuk membentuk generasi yang lebih sehat, disamping juga sebagai sarana membangun silaturahmi
"Kegiatan ini merupakan bagian upaya pembentukan karakter dengan membiasakan anak anak dalam berbahasa Jawa dan juga permainan tradisional”,tuturnya
Selain itu perlombaan permainan tradisional ini, masih ucap Rini, upaya yang dilakukan Pemkab Blitar juga sebagai tindaklanjut program dari MendikbudRistek RI, yang intinya agar seluruh daerah di Nusantara ini kembali menggali permainan tradisional untuk melestarikan budaya bangsa dan pembentukan karakter anak anak Indonesia.

"Agar daerah melakukan olahraga tradisional agar dapat menumbuhkan nilai nilai kerjasama, gotong royong , kesetiakawanan sosial , ketangkasan , religius , komitmen serta gerakan-gerakan olahraga , olahrasa , olahpikir anak dan bermanfaat untuk tumbuh kembang anak. Saya berharap permainan tradision dapat terus dikembangkan,"pungkasnya. (za/mp)















