- Korban Kedua Tenggelam di Sungai Barito Ditemukan, Operasi Pencarian Berakhir
- Dua Hari Pencarian, Polisi Tenggelam di Sungai Barito Akhirnya Ditemukan
- Rakit Drum Terbalik di Sungai Barito, Dua Korban Masih Dalam Pencarian
- Haji 2026 Tetap Berangkat di Tengah Gejolak Timur Tengah, Disampaikan Usai Muscab PKB Majalengka
- Tinjau Korban Angin Puting Beliung Mas Ibbin Salurkan Sembako di Kelurahan Sukorejo dan Turi.
- Bukan Sekadar Silaturahmi : SMS Lahir, Konsolidasi Pemuda Majalengka Menuju 2029 Dimulai
- Semarak Muscab PKB di Berbagai Daerah, Maman Imanul Haq Ucapkan Selamat & Sukses
- Generasi Nias Melek Teknologi, PRSI Sumut dan BINUS Medan Gelar Workshop Robotika
- Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta Barat, 12 RT Terendam dan Sejumlah Jalan Lumpuh
- Pendatang Baru Wajib Lapor 1x24 Jam, Dukcapil Siapkan Layanan Jemput Bola
Korban Kedua Tenggelam di Sungai Barito Ditemukan, Operasi Pencarian Berakhir

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Tim gabungan akhirnya menemukan korban kedua dalam peristiwa tenggelam di Sungai Barito, tepatnya di kawasan dermaga PT Multi Persada Gatra Megah (PMG), Kabupaten Barito Utara.
Korban kedua diketahui bernama Alexsandro Brian Nggasa. Ia ditemukan pada Senin pagi (6/4/2026) sekitar pukul 09.42 WIB oleh anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) bersama warga yang turut melakukan pencarian.
Dengan ditemukannya korban kedua ini, maka seluruh korban dalam insiden tersebut telah berhasil ditemukan setelah sebelumnya tim gabungan lebih dulu menemukan korban pertama, Vikma Setiawan (22), seorang anggota Polri.
Proses pencarian yang melibatkan berbagai unsur seperti BPBD, Polairud, Damkar, dan relawan berlangsung intensif sejak hari pertama kejadian. Tim menyisir aliran Sungai Barito dan area sekitar dermaga tempat kedua korban dilaporkan tenggelam.
Sebelumnya, kedua korban dilaporkan hilang saat aktivitas pengawasan kapal tongkang yang hendak bersandar untuk pengisian crude palm oil (CPO) di dermaga milik PT PMG.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan berakhirnya proses pencarian ini, tim gabungan secara resmi menutup operasi pencarian. Namun demikian, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya peningkatan kewaspadaan dan penerapan standar keselamatan kerja di kawasan perairan.
(A)



.jpg)
.jpg)








