- Kepercayaan Publik Melejit, Lazismu Depok Raup Rp1,43 Miliar Dana ZIS Selama Ramadhan
- Dampak Harga Plastik Naik: Keuntungan UMKM Menyusut
- Wamen UMKM Sebut Kewirausahaan Jadi Kunci Keberhasilan Hadapi Puncak Demografi
- Perkuat Kinerja, Polres Barito Utara Lakukan Sertijab Dua Satuan Penting
- Dari Jakarta, H. Ateng Sutisna Kobarkan Semangat Ciayumajakuning untuk Bangun Daerah
- Di Tengah Bayang-Bayang Konflik Global, Majalengka Pastikan Haji 2026 Tetap Berangkat : 730 Jemaah Siap Menuju Tanah Suci
- Barito Utara Perkuat Pertanian Jagung, Harapan Baru bagi Petani Lokal
- Dorong Kemandirian Pangan, Barito Utara Fokus Pengembangan Komoditas Jagung
- Korban Kedua Tenggelam di Sungai Barito Ditemukan, Operasi Pencarian Berakhir
- Dua Hari Pencarian, Polisi Tenggelam di Sungai Barito Akhirnya Ditemukan
Barito Utara Perkuat Pertanian Jagung, Harapan Baru bagi Petani Lokal

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Peran petani sebagai ujung tombak pembangunan sektor pertanian kembali menjadi sorotan dalam Rapat Koordinasi Penguatan Ekosistem Pertanian Jagung di Kabupaten Barito Utara, Senin (06/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Anggrawina Jagratara Polres Barito Utara ini menghadirkan pesan kuat dari Bupati Barito Utara melalui Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hery Jhon Setiawan, terkait pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan pertanian ke depan.
Dalam sambutan yang dibacakan, ditegaskan bahwa penguatan ekosistem pertanian jagung tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus berkelanjutan dan menyentuh langsung kebutuhan petani di lapangan.
Beberapa langkah yang dinilai krusial antara lain peningkatan koordinasi lintas sektor, optimalisasi peran penyuluh pertanian, pemanfaatan teknologi modern, serta penguatan kelembagaan petani.
Pemerintah juga mendorong petani untuk terus berinovasi dan tidak ragu mencoba pendekatan baru dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.
“Petani memiliki peran sentral. Kami memberikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi mereka selama ini,” ujar Hery Jhon Setiawan.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi momentum untuk melahirkan langkah konkret yang mampu menjawab berbagai tantangan pertanian, sekaligus memperkuat posisi Barito Utara dalam mendukung target swasembada pangan tahun 2026.
(A)











