- AC Manual vs AC Digital di Mobil Modern: Prinsip Sama, Cara Rawatnya Tak Boleh Salah
- Raymond Indra dan Joaquin Ukir Runner-up di Istora, Disebut Penerus Kevin/Marcus
- Anggota DPRD Barito Utara Nilai ORARI Tetap Strategis di Tengah Perkembangan Teknologi
- Alwi Farhan Juara Tunggal Putra Indonesia Masters 2026, BNI: Bukti Pembinaan PBSI Efektif
- Sosok Politisi Ini Tegaskan Kawal Program MBG, Jika Tidak Bisa Jadi Ancaman Anggaran Negara
- Jebol Sungai Cimanuk di Majalengka, Area Pertanian dan Rumah Warga Terendam Banjir
- Arahan Wamen Ossy di Kantah Kabupaten Bandung: Kerja Sama untuk Hadirkan Layanan yang Murah, Cepat, dan
- Kwarcab Pramuka Majalengka 2025 -2030 Dikukuhkan, Komitmen Memperkuat Peran Pramuka Membina Generasi Muda
- Indonesia Masters 2026: BNI Perkuat Dukungan untuk Pelatnas Bulu Tangkis Indonesia
- AC Mobil yang Tak Terawat Bisa Ganggu Kesehatan Penumpang, Ini Paparan Pemilik Bengkel Spesialis Wijaya AC Mobil
BBM Boros? Bisa Jadi Salah Atur Suhu AC Mobil! Ini Solusi dari Wijaya AC Mobil
.jpg)
Keterangan Gambar : Bengkel Wijaya AC Mobil
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta, - Harga BBM naik, tapi konsumsi bensin mobil terasa makin boros? Jangan buru-buru salahkan mesin. Pengaturan suhu AC mobil yang keliru bisa menjadi penyebab utamanya.
Technical Wijaya AC Mobil mengungkapkan, masih banyak pengendara yang belum sadar bahwa mengatur suhu AC terlalu rendah atau sering mematikan dan menyalakan AC justru membuat kompresor bekerja ekstra keras, sehingga beban mesin meningkat dan BBM jadi lebih boros.
Agus, Technical Wijaya AC Mobil, menyarankan pengaturan suhu AC mobil konsisten di angka 25 derajat Celcius untuk mendapatkan keseimbangan antara kenyamanan dan efisiensi bahan bakar.
Baca Lainnya :
- AC Manual vs AC Digital di Mobil Modern: Prinsip Sama, Cara Rawatnya Tak Boleh Salah
- Raymond Indra dan Joaquin Ukir Runner-up di Istora, Disebut Penerus Kevin/Marcus
- Anggota DPRD Barito Utara Nilai ORARI Tetap Strategis di Tengah Perkembangan Teknologi
- Alwi Farhan Juara Tunggal Putra Indonesia Masters 2026, BNI: Bukti Pembinaan PBSI Efektif
- Sosok Politisi Ini Tegaskan Kawal Program MBG, Jika Tidak Bisa Jadi Ancaman Anggaran Negara
“Kalau AC disetel di 18 derajat, sementara suhu luar sangat panas, ECU akan terus mengaktifkan kompresor tanpa henti. Ini yang bikin mesin berat dan BBM cepat habis,” jelas mekanik Wijaya AC Mobil.

Berbeda jika suhu AC diatur di 25 derajat Celcius. Dengan selisih suhu yang lebih ideal antara udara luar dan dalam kabin, kompresor bisa bekerja lebih ringan dan otomatis mati saat suhu kabin sudah tercapai.
“Hasilnya, beban mesin berkurang dan konsumsi BBM jadi lebih hemat,” tambahnya.
Tak hanya soal pengaturan suhu, Agus juga mengingatkan bahwa AC yang jarang diservis akan semakin memperparah pemborosan BBM. Kompresor, sensor, hingga sistem sirkulasi yang tidak optimal akan memaksa mesin bekerja lebih keras.
Wijaya AC Mobil siap membantu pengecekan menyeluruh sistem AC mobil Anda, mulai dari sensor suhu, kompresor, hingga performa pendinginan, agar AC kembali dingin, nyaman, dan lebih irit BBM.
Karena AC mobil yang sehat bukan cuma soal dingin, tapi juga soal efisiensi dan penghematan.
Informasi & Media Sosial Bengkel WIjaya AC Mobil
Website:
Instagram: @wijayaacmobil
https://www.instagram.com/wijayaacmobil
TikTok: @wijayaacmobil
https://www.tiktok.com/@wijayaacmobil
YouTube: Wijaya AC Mobil
https://youtube.com/@wijayaacmobil
Facebook: Wijaya AC Mobil
https://facebook.com/wijayamotoracmobil
Dengan layanan lengkap, spesialisasi luas, serta jangkauan area yang kuat, Bengkel Wijaya AC Mobil terus mempertegas posisinya sebagai bengkel AC mobil terdekat dan terpercaya untuk kendaraan pribadi maupun alat berat di Jabodetabek.




.jpg)




.jpg)







