- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
- Hasil Sinergi, Maryono: Wujudkan Pemerataan & Infrastruktur Kian Dekat Warga .
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sidak Proyek Joko Pangon Ini Catatan Komisi III DPRD Kota Blitar.
- Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya.
- KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel
Bahas Program 100 Hari Kerja Tempo Jakarta Audensi Ke Pemkab Barut

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Bupati H. Shalahuddin, S.T., M.T., menerima kunjungan audiensi dari perwakilan Tempo Jakarta, bertempat di Ruang Kerja Bupati Barito Utara, Senin (13/10/2025).
Audiensi tersebut membahas implementasi dan capaian program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara, serta menjajaki peluang kerja sama dalam bidang publikasi dan penyebarluasan informasi pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Shalahuddin, S.T., M.T. menyampaikan bahwa program 100 hari kerja menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Baca Lainnya :
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
“Program 100 hari kerja kami diarahkan untuk memperkuat fondasi pemerintahan yang efektif dan responsif. Fokus utamanya adalah percepatan pelayanan publik, peningkatan koordinasi antarperangkat daerah, serta pembenahan sistem kerja yang lebih transparan dan akuntabel,” ujar Bupati Shalahuddin.
Beliau menambahkan bahwa dalam periode awal kepemimpinan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara memprioritaskan tiga sektor utama, yaitu peningkatan kualitas pelayanan dasar (pendidikan dan kesehatan), penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, serta digitalisasi layanan pemerintahan untuk mendorong efisiensi dan transparansi.
Sementara itu, Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, A.Md., menegaskan bahwa keberhasilan program 100 hari kerja tidak hanya diukur dari capaian fisik, tetapi juga dari bagaimana perubahan sistem kerja dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami berupaya menghadirkan perubahan nyata yang berdampak bagi masyarakat. Setiap kebijakan dan kegiatan dalam 100 hari kerja ini dirancang agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh publik, terutama dalam hal pelayanan dasar dan kemudahan akses informasi,” ujar Wakil Bupati Felix.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara, Drs. Muhlis, menyampaikan bahwa seluruh perangkat daerah telah diarahkan untuk bekerja selaras dengan visi dan misi kepala daerah, serta menjalankan prinsip koordinasi dan sinergi dalam mencapai target program 100 hari kerja.
“Bapak Bupati dan Wakil Bupati menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. Kami di tingkat perangkat daerah berkomitmen untuk mendukung penuh, memastikan setiap kegiatan berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan memiliki manfaat bagi masyarakat,” ungkap Sekda Muhlis.
Perwakilan Tempo Jakarta turut menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam membangun komunikasi publik yang konstruktif. Pihaknya juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam publikasi capaian dan potensi pembangunan daerah melalui pemberitaan nasional yang positif dan informatif.
(A)



.jpg)



.jpg)
.jpg)







