- Ribuan Relawan MBG Tasikmalaya Turun ke Jalan, Tegaskan Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis
- Jakarta Fair 2026 Hadirkan Berbagai Booth Laptop Best Seller, Keluaran Terbaru, Dapat Voucher Servis Rp550.000
- Bupati Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Saat Safari Jumat Di Gunung Purei
- Apa Instruksi Bupati Saat Tinjau Jalan Km 30 Menuju Desa Jamut Teweh Timur
- H.Alhadi Ajak Umat Muslim Seimbangkan Waktu Bermedia Digital dengan Membaca Al Qur\'an
- Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
1.900 Warga Palestina, 1.300 Warga Israel Tewas Akibat Perang Hamas vs Israel

MEGAPOLITANPOS.COM- Perang antara pejuang Palestina, Hamas, dengan Israel sudah memasuki hari ketujuh. Sejak Hamas meluncurkan serangan dadakan ke Israel di perbatasan Jalur Gaza pada Sabtu (7/10/2023) pekan lalu, korban meninggal di kedua kubu sudah mencapai ribuan.
Al Jazeera melaporkan pada Sabtu (14/10/2023) setidaknya 1.900 warga Palestina tewas dan 7.696 luka-luka akibat serangan udara yang diluncurkan militer Israel di Gaza. Sementara itu, jumlah orang yang terbunuh di pihak Israel telah mencapai 1.300 orang, dengan sedikitnya 3.400 orang terluka.
Baca Lainnya :
- Dari Afrika hingga Amerika Latin, Perebutan Kursi Tertinggi PBB Resmi Dimulai
- Gejolak Global Guncang BBM Nasional, Majalengka Respon Cepat dengan WFH
- Sanggar Tari Mustika Ayu Raih Tiga Penghargaan Gold Awards di Ajang Internasional ASF Bali 2025
- Akademisi IPB Lapor ke Ketua DPRD, Mau Adakan Kegiatan Internasional di Kota Bogor
- Sejumlah Artis dan Influencer Indonesia Luncurkan Petisi Bersama, Serukan Aksi Kemerdekaan Palestina
Serangan darat Israel terjadi di Gaza Utara dan Tepi Barat pada Sabtu pagi waktu setempat. Sebelumnya, dilaporkan puluhan orang, termasuk wanita dan anak-anak, tewas dalam serangan udara Israel yang menyasar konvoi pengungsi Palestina yang melarikan diri dari Kota Gaza.

Pihak Israel memang sedang melakukan evakuasi paksa ribuan orang di Gaza Utara. Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) Antonio Guterres mendesak Israel untuk mempertimbangkan kembali perintah evakuasi itu. Menurutnya, keadaan evakuasi itu mendekati “momen eskalasi bencana."
Sedangkan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan perintah evakuasi agar lebih dari satu juta warga Palestina meninggalkan Gaza Utara dalam sehari tidak mungkin dilaksanakan.
“Membayangkan bahwa Anda dapat memindahkan satu juta orang dalam 24 jam dalam situasi seperti Gaza hanyalah sebuah krisis kemanusiaan,” kata Josep Borrell pada konferensi pers di Beijing.
Pada perkembangan lain, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Israel Isaac Herzog pada hari Jumat (14/10/2023). Von der Leyen menegaskan kembali dukungannya ke Israel untuk melawan Hamas.
“Serangan keji dari Hamas, ini adalah tindakan perang. Oleh karena itu, Israel berhak membela diri dan Israel bahkan mempunyai kewajiban untuk membela dan melindungi rakyatnya,” katanya.
Sedangkan usai bertemu dengan Netanyahu, von der Leyen mengatakan Hamas sendirilah yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi.
" Kengerian yang dilancarkan Hamas hanya menambah penderitaan warga Palestina yang tidak bersalah,” terangnya.(AS)

.jpg)






.jpg)








