- Wakil Ketua DPC Gerindra: Peran Media Diakui Jembatan Komunikasi Kemasyarakatan Handal.
- Kapolda Metro Cek Pos Pengamanan Cikunir dan Pastikan Arus Mudik Lebaran 2026 Aman, Lancar
- IR H Ateng Sutisna Tegaskan Peran Strategis Jurnalis, Jadi Penyambung Lidah Rakyat
- Robotika untuk Negeri Menyapa Nias: PRSI Sumut Gelar Program Edukasi Teknologi di Gunungsitoli
- Lewat Robotika untuk Negeri, PRSI Sasar Sekolah hingga Pesantren
- PRSI Babel Gelar Fun Match Robot Soccer Saat Ngabuburit Komunitas
- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
1.900 Warga Palestina, 1.300 Warga Israel Tewas Akibat Perang Hamas vs Israel

MEGAPOLITANPOS.COM- Perang antara pejuang Palestina, Hamas, dengan Israel sudah memasuki hari ketujuh. Sejak Hamas meluncurkan serangan dadakan ke Israel di perbatasan Jalur Gaza pada Sabtu (7/10/2023) pekan lalu, korban meninggal di kedua kubu sudah mencapai ribuan.
Al Jazeera melaporkan pada Sabtu (14/10/2023) setidaknya 1.900 warga Palestina tewas dan 7.696 luka-luka akibat serangan udara yang diluncurkan militer Israel di Gaza. Sementara itu, jumlah orang yang terbunuh di pihak Israel telah mencapai 1.300 orang, dengan sedikitnya 3.400 orang terluka.
Baca Lainnya :
- Sanggar Tari Mustika Ayu Raih Tiga Penghargaan Gold Awards di Ajang Internasional ASF Bali 2025
- Akademisi IPB Lapor ke Ketua DPRD, Mau Adakan Kegiatan Internasional di Kota Bogor
- Sejumlah Artis dan Influencer Indonesia Luncurkan Petisi Bersama, Serukan Aksi Kemerdekaan Palestina
- Courtesy Visit: The World Peace Organization to Ministry of Human Rights of the Republic of Indonesia
- Berdayakan Penyandang Disabilitas, PetroChina Jabung Gelar Pelatihan Menyulam dan Bordir Selama 5 Hari
Serangan darat Israel terjadi di Gaza Utara dan Tepi Barat pada Sabtu pagi waktu setempat. Sebelumnya, dilaporkan puluhan orang, termasuk wanita dan anak-anak, tewas dalam serangan udara Israel yang menyasar konvoi pengungsi Palestina yang melarikan diri dari Kota Gaza.

Pihak Israel memang sedang melakukan evakuasi paksa ribuan orang di Gaza Utara. Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) Antonio Guterres mendesak Israel untuk mempertimbangkan kembali perintah evakuasi itu. Menurutnya, keadaan evakuasi itu mendekati “momen eskalasi bencana."
Sedangkan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan perintah evakuasi agar lebih dari satu juta warga Palestina meninggalkan Gaza Utara dalam sehari tidak mungkin dilaksanakan.
“Membayangkan bahwa Anda dapat memindahkan satu juta orang dalam 24 jam dalam situasi seperti Gaza hanyalah sebuah krisis kemanusiaan,” kata Josep Borrell pada konferensi pers di Beijing.
Pada perkembangan lain, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Israel Isaac Herzog pada hari Jumat (14/10/2023). Von der Leyen menegaskan kembali dukungannya ke Israel untuk melawan Hamas.
“Serangan keji dari Hamas, ini adalah tindakan perang. Oleh karena itu, Israel berhak membela diri dan Israel bahkan mempunyai kewajiban untuk membela dan melindungi rakyatnya,” katanya.
Sedangkan usai bertemu dengan Netanyahu, von der Leyen mengatakan Hamas sendirilah yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi.
" Kengerian yang dilancarkan Hamas hanya menambah penderitaan warga Palestina yang tidak bersalah,” terangnya.(AS)

















