- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
1.900 Warga Palestina, 1.300 Warga Israel Tewas Akibat Perang Hamas vs Israel

MEGAPOLITANPOS.COM- Perang antara pejuang Palestina, Hamas, dengan Israel sudah memasuki hari ketujuh. Sejak Hamas meluncurkan serangan dadakan ke Israel di perbatasan Jalur Gaza pada Sabtu (7/10/2023) pekan lalu, korban meninggal di kedua kubu sudah mencapai ribuan.
Al Jazeera melaporkan pada Sabtu (14/10/2023) setidaknya 1.900 warga Palestina tewas dan 7.696 luka-luka akibat serangan udara yang diluncurkan militer Israel di Gaza. Sementara itu, jumlah orang yang terbunuh di pihak Israel telah mencapai 1.300 orang, dengan sedikitnya 3.400 orang terluka.
Baca Lainnya :
- Gusmardi Bustami: Dari Order Menjadi Ekspor Nyata, Tantangan UKM Indonesia
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
- Launching Kopi Bubuk Konvensional Jos Jiz Siap Jadi Pesaing Pasar Internasional
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Pangan dan Perdagangan Global
- Dari Afrika hingga Amerika Latin, Perebutan Kursi Tertinggi PBB Resmi Dimulai
Serangan darat Israel terjadi di Gaza Utara dan Tepi Barat pada Sabtu pagi waktu setempat. Sebelumnya, dilaporkan puluhan orang, termasuk wanita dan anak-anak, tewas dalam serangan udara Israel yang menyasar konvoi pengungsi Palestina yang melarikan diri dari Kota Gaza.

Pihak Israel memang sedang melakukan evakuasi paksa ribuan orang di Gaza Utara. Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) Antonio Guterres mendesak Israel untuk mempertimbangkan kembali perintah evakuasi itu. Menurutnya, keadaan evakuasi itu mendekati “momen eskalasi bencana."
Sedangkan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan perintah evakuasi agar lebih dari satu juta warga Palestina meninggalkan Gaza Utara dalam sehari tidak mungkin dilaksanakan.
“Membayangkan bahwa Anda dapat memindahkan satu juta orang dalam 24 jam dalam situasi seperti Gaza hanyalah sebuah krisis kemanusiaan,” kata Josep Borrell pada konferensi pers di Beijing.
Pada perkembangan lain, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Israel Isaac Herzog pada hari Jumat (14/10/2023). Von der Leyen menegaskan kembali dukungannya ke Israel untuk melawan Hamas.
“Serangan keji dari Hamas, ini adalah tindakan perang. Oleh karena itu, Israel berhak membela diri dan Israel bahkan mempunyai kewajiban untuk membela dan melindungi rakyatnya,” katanya.
Sedangkan usai bertemu dengan Netanyahu, von der Leyen mengatakan Hamas sendirilah yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi.
" Kengerian yang dilancarkan Hamas hanya menambah penderitaan warga Palestina yang tidak bersalah,” terangnya.(AS)


.jpg)





.jpg)
.jpg)






