- Diskon Besar di Jakarta Fair 2026, Smart Lock hingga Perabot Rumah Dijual Mulai Rp10 Ribuan
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Demi Keselamatan dan Daya Saing, Iperindo Usulkan Transisi B50 Dilakukan Bertahap
- Peternak Rakyat Desak Evaluasi Impor Satu Pintu SBM, Harga Pakan Melonjak Rp2.000 per Kg
- 150 Massa di Majalengka Long March, Polisi Siaga Kawal Aksi Damai MBG
- Bupati Barito Utara Bacakan Amanat Presiden pada HUT ke-80 Bhayangkara
- Camat Palasah Bawa Kue ke Polsek, Momen Hangat Bhayangkara ke-80
- Rian Bakal Calon Ketum TheJak: Saatnya Manajemen Lebih Terbuka, TheJak Milik Kita Bersama Bukan Segelintir Orang
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan Pembayaran Uang Ganti Rugi Pengadaan Tanah untuk pembangunan Jalan Tol Serpong–Balaraja Seksi 2A
Warunk WOW Seperti Night Club, Warga Kalibata Resah

Keterangan Gambar : Rapat Para Tokoh dan Ustad, Kyai dan Ulama Kalibata
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta - Masyarakat Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Kota Administrasi Jakarta Selatan, saat ini sedang resah dengan keberadaan night club Warunk WOW. Keresahan warga Kalibata tersebut lantaran suara live musik yang dengan suara keras pada malam minggu sampai menjelang subuh, hal ini sangat menggangu ketenangan warga sekitar.
Keresahan warga Kalibata terungkap saat para Kyai, Ustad, Tokoh Ormas, Tokoh Agama, Ketua RW, LMK, Ketua RT dan Guru ngaji berkumpul di kawasan Samali untuk menyatukan suara dalam rangka memberantas kemaksiatan yang ada di kelurahan Kalibata dan sekitarnya. Ahad, 25/11/23
Menurut Ketua RW 03,Bapak Rahmatulloh, Warunk WOW yang awalnya hanya sebuah cafe biasa, sekarang berubah menjadi tempat hiburan yang sering didatangi oleh kaum LGBT, juga Warunk WOW diduga telah menjual minuman keras (Miras) serta tidak kooperatif dengan warga yang gelisah karena khawatir tempat tersebut menjadi sarang maksiat yang tidak mengindahkan norma agama dan adat istiadat warga Kalibata yang dikenal agamis dengan kegiatan kegamaan sepert maulid, pengajian dan majlis taklim.

" Kami minta bantuan kepada pihak pemerintah Kelurahan Kalibata atau pihak pemerintah Kecamatan Pancoran segera menutup saja keberadaan Warunk WOW yang berada di jalan warung jati, Samali jakarta Selatan" ungkap Rahmatulloh
" Kami telah mengadukan keresahan warga melalui kelurahan dan kecamatan, bahkan sudah menginformasikan keresahan ini kepada pihak kepolisian, melalui kegiatan Jumat curhat yang dilaksanakan oleh Kapolsek Pancoran" tambahnya
Ketua RW 09 , Ustad Zulutfi yang hadir pada rapat pembentukan Aliansi Masyarakat Kalibata Anti Maksiat (ALMAKAM) menyesalkan pihak manajemen Warunk WOW yang saat ini cenderung tidak lagi mengindahkan warga Kalibata yang resah.
" Menurut saya Warungk WOW sekarang sudah menjadi night club yang broperasi selama 24 jam serta di duga menjual miras serta tamu yang datang juga terdapat ada LGBTnya, hal ini membuat warga Kalibata Resah" pungkasnya
Untuk diketahui pembentukan Aliansi Masyarakat Kalibata Anti Maksiat (ALMAKAM) akan segera mendeklarasikan keberadaan ormas anti maksiat di lingkungan Kalibata dan sekitarnya untuk mencegah kemaksiatan yang akan timbul dan tumbuh di Kalibata , kasus Warunk WOW yang berubah menjadi nigh club akan menjadi perhatian yang serius ormas ini.





.jpg)











