- BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
Wamen BUMN Rosan Roeslani Apresiasi BNI Mobile Banking di AIPF 2023

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Wakil Menteri BUMN Rosan Roeslani mengapresiasi pertumbuhan kinerja solusi digital yang telah dilaksanakan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI.
Upaya BNI dinilai akan berdampak positif pada upaya pemerintah dalam hal penguatan inklusi keuangan bagi nasabah dan UKM.
Rosan mengatakan bahwa pertumbuhan layanan digital dari BNI yang baik ini terlihat dari capaian pertumbuhan pengguna BNI Mobile Banking.
Baca Lainnya :
- BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- BNI Perkuat Layanan Digital Emerald dan Private lewat wondr by BNI
- Perpres Ojol Baru Atur Kemitraan, Tarif hingga Perlindungan Sosial Pengemudi
“BNI Mobile Banking telah menjadi solusi digital banking bagi nasabah dengan pertumbuhan 49% secara tahunan menjadi 7,8 juta pengguna di 2020,” ungkapnya dalam gelaran ASEAN-Indo-Pacific Forum (AIPF) 2023.
Lebih lanjut, Rosan menyampaikan transformasi layanan digital keuangan menjadi hal yang sangat penting, terutama di kawasan ASEAN yang utamanya diarahkan untuk memperkuat inklusi keuangan bagi nasabah dan UKM.
"Tentunya kami optimis pada 2030 nanti pertumbuhan layanan keuangan digital akan terus meningkat secara signifikan," katanya.
Direktur Wholesale & International Banking BNI Silvano Rumantir menyampaikan perseroan memiliki agenda yang memfokuskan diri pada transformasi, salah satunya ialah Go Digital yang menjadi salah satu agenda showcasing di ajang AIPF ini.
Dia memaparkan pada semester I 2023, pengguna BNI Mobile Banking telah tercatat mencapai 14,9 juta dengan pencetakan nilai transaksi yang mampu mencapai Rp544 triliun, dengan jumlah transaksi lebih dari 462 juta.
Pencapaian kinerja tersebut sejalan dengan strategi perseroan untuk menjadikan BNI Mobile Banking sebagai One Stop Financial Solutions, sehingga mampu menjawab berbagai kebutuhan layanan keuangan nasabah.
Selain itu, BNI juga mencatatkan jumlah pengguna BNIDirect mencapai lebih dari 138.000 user pada semester I 2023. Hal ini mendorong pertumbuhan volume transaksi cash management mencapai Rp3.168 triliun, dengan jumlah transaksi mencapai 384 juta transaksi.
"Capaian ini menunjukkan bahwa transformasi digital BNI akan selalu memihak kepada nasabah agar mampu memanfaatkan berbagai solusi digital yang cepat, aman dan mudah," katanya. (Reporter: Achmad Sholeh)





.jpg)

.jpg)








