Breaking News
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
Tri Minta Pihak Terkait Sosialisasikan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba
MEGAPOLITANPOS.COM (Barito Selatan) – Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang jatuh pada setiap tanggal 26 Juni, cukup mengingatkan masyarakat akan berbahayanya barang haram tersebut.
Penetapan momen HANI ini merupakan tekad untuk mencapai tujuan masyarakat internasional yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Tri Wahyuni meminta pihak terkait baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) maupun aparat penegak hukum di Barsel supaya dapat terus meningkatkan sosialisasi pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba.
Terkait penyalahgunaan narkoba, lanjutnya, tentu sangat penting dan terus digencarkan agar generasi penerus termasuk juga masyarakat umum bisa mengetahui bahaya narkoba bagi kehidupan. Peredaran narkoba juga harus diberantas.
“Narkoba merupakan zat yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan bagi penggunanya. Tidak sedikit orang-orang yang kerap menggunakan narkoba mengalami keterbelakangan mental maupun meninggal dunia,” ucap Tri, Senin (13/6/2022).
Politisi PDI Perjuangan ini mengimbau aparat penegak hukum supaya dapat terus menggencarkan pemberantasan peredaran narkoba di daerah ini.
Selain itu, generasi muda maupun masyarakat juga diharapkan jangan sampai sesekali menyentuh barang haram tersebut, sebab hal itu bisa merusak kehidupan ataupun kesehatan.
Peredaran narkoba saat ini tidak hanya menyasar wilayah perkotaan, akan tetapi hal itu sudah meluas hingga wilayah pelosok atau desa-desa. Oleh karenanya, sosialisasi terkait itu perlu dilakukan secara merata dan berkesinambungan
Harapan kita para penegak hukum ini tidak lelah dalam memberantas narkoba. Demi menjaga generasi penerus bangsa agar tidak terjerumus dalam penggunaan narkoba,” pungkasnya.(Ades/Red/MP).

.jpg)








.jpg)






