- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Konsultasi Publik Pelebaran Jalan Digelar, Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
- Miss Jakarta Fair 2026 Usung Misi Pemberdayaan Perempuan, Gabriela Corrine Sugiharto Tampil sebagai Juara
- PM Singapura Lawrence Wong Disambut Presiden Prabowo, Leaders Retreat Perkuat Kemitraan Strategis
- Apel Pagi Pemkot Depok, ASN Diminta Aktif Sukseskan CKG dan Imunisasi Lengkap
- Batara Expo 2026 Resmi Ditutup, Bupati Apresiasi Partisipasi Masyarakat dan Pelaku UMKM
- Bupati Barito Utara Apresiasi Dedikasi Polri pada Syukuran Hut ke 80 Bhayangkara Tingkat Kabupaten Barito Utara
- Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara, Nurul Anwar Apresiasi Pengabdian Polri pada Hari Bhayangkara ke-80
- Irjen Pol Wibowo Resmi Pimpin Korps Lalu Lintas Polri gantikan Irjen Agus Suryonugroho
- Hadiri Groundbreaking Lanjas, Hj Nety Herawati Harapkan Manfaat Besar bagi Warga
TNI dan BSSN Sepakati Perjanjian Kerjasama Tanda Tangan Elektronik

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Tentara Nasional Indonesia (TNI) sepakati perjanjian kerjasama mengenai pemanfaatan sertifikasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada sistem elektronik di lingkungan TNI bersama Badan Siber Dan Sandi Negara (BSSN), di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (7/9/2023).
Penandatanganan perjanjian kerjasama dilakukan oleh Kasum TNI Letjen TNI Bambang Ismawan dengan Sekretaris Utama BSSN Y.B. Susilo Wibowo, S.E., M.M., disaksikan oleh Direktur Sistem Informasi dan Teknologi Perbendaharaan Kemenkeu RI, Arif Wibawa, S.Sos.,M.M., Irjen TNI Laksdya TNI Angkasa Dipua bersama pejabat utama Mabes TNI, dan para pejabat utama dari BSSN lainnya.
BSSN dalam hal ini Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) memberikan layanan sertifikasi elektronik yang ditujukkan untuk memberikan dukungan keamanan informasi dalam pelaksanaan e-government. BSrE juga telah resmi dinyatakan sebagai penyelenggara sertifikasi elektronik instansi berdasarkan Surat Keputusan Pengakuan terdaftar Nomor 936 Tahun 2019 dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.
Perkembangan era digital yang sangat pesat, perlu direspon dengan akselerasi pengembangan teknologi Informasi dan komunikasi di era modern ini. Salah satunya adalah penggunaan tanda tangan elektronik pada dokumen elektronik.
Baca Lainnya :
- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Konsultasi Publik Pelebaran Jalan Digelar, Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
- Miss Jakarta Fair 2026 Usung Misi Pemberdayaan Perempuan, Gabriela Corrine Sugiharto Tampil sebagai Juara
- PM Singapura Lawrence Wong Disambut Presiden Prabowo, Leaders Retreat Perkuat Kemitraan Strategis
- Apel Pagi Pemkot Depok, ASN Diminta Aktif Sukseskan CKG dan Imunisasi Lengkap
Dalam sambutannya Kasum TNI mengatakan manfaat dari tanda tangan elektronik adalah kemudahan otorisasi surat perintah pembayaran (SPP), dan surat perintah membayar (SPM) keamanan transaksi pembayaran APBN dan efesiensi belanja APBN.
“Terhitung tanggal 24 Agustus 2023 BSrE telah memberikan layanan kepada pejabat perbendaharaan di lingkungan UO Mabes TNI, dan diharapkan pada bulan September ini semua pengajuan SPP dan SPM sudah menggunankan aplikasi Sakti tanpa kendala yang berarti,” ujarnya.
Sementara itu, Sestama BSSN YB Susilo Wibowo mengatakan, sebagai bentuk keseriusan BSSN melalui BSrE juga telah melakukan Asistensi dan Penerbitan langsung pada stakeholder, salah satunya aksi percepatan untuk Pemenuhan sertifikat elektronik untuk Mabes TNI sebanyak 190 sertifikat elektronik, TNI AD 2.251 sertifikat elektronik, TNI AL 857 sertifikat elektronik dan TNI AU 491 sertifikat elektronik pada medio akhir bulan Agustus 2023.(*)

















