Breaking News
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
Suwito Saren: Apel Kebangsaan Langkah Preventif Cegah Degradasi Bangsa Indonesia

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Soliditas Kaum Muda Perlu terus digalakan melalui berbagai kesempatan, termasuk salah satunya dengan menggelar upacara akbar apel Kebangsaan Satu Indonesia, sejalan dengan perkembangan peradaban dunia modern, generasi muda dipandang sangat rentan di pengaruhi oleh faham sesat, baik melalui budaya, agama serta keyakinan akan sebuah landasan idiologi. Ungkapan ini disampaikan Suwito Saren Satoton selaku Ketua DPRD Kabupaten Blitar Senin (13/06/22). "Seperti apel Kebangsaan Satu Indonesia ini, memang perlu dilaksanakan sebagai bentuk ikrar rasa nasionalisme, meningkatkan kecintaan kita akan tanah air Indonesia degan tidak membedakan suku rasn dan agama,"ungkapnya. Dengan kepedulian para pemimpin, tokoh agama, tokoh masyarakat untuk senantiasa mengingatkan pentingnya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Suwito lebih lanjut menekankan, apel yang diikuti oleh organisasi kepemudaan ini, akan memupuk persatuan bangsa dan negara, apalagi saat ini banyak upaya merongrong negara dan bangsa ini dengan tiga cara seperti di ungkap oleh kepala staf Kepresidenan Jendra Prn. Moeldoko yakni mempengaruhi keyakinan, landasan idiologi dan ancaman rasa cinta akan tanah air. "Ini jika tidak kita rajut pemahaman tentang tiga hal itu, niscaya akan terjadi perpecahan yang tentu juga akan mengganggu stabilitas keamanan suatu bangsa dan negara yakni Indonesia, oleh karenanya saya sangat mengapresiasi adanya apel Kebangsaan yang melibatkan semua komponen OKP di Kabupaten Blitar,"tandasnya. Lebih lanjut Suwito juga menekankan, apel Kebangsaan yang bertepatan dengan Bulan Bung Karno adalah sangat tepat sebagai bentuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan, karena dengan perbedaan ini justru semakin membuat indah dalam kesatuan dan semakin menguatkan perbedaan bangsa ini tetap dalam satu wadah Bhineka Tunggal Ika, dan kita harus selalu menjaga, melestarikannya, contoh dengan selalu bangga akan semua produk produk dalam negeri. "Apel yang diselenggarakan ini ada pesan moral yang tersirat didalamnya, yakni memupuk rasa persatuan dan kesatuan terlebih ini dilaksanakan di Bulan Bung Karno, dan Kami dari Legeslatif juga mendorong agar hal seperti ini bisa masuk ke dalam Peraturan Daerah,"pungkasnya.(za/mp)

.jpg)








.jpg)






