- Pempek King Al-Bar99 Sensasi Khas Palembang Hadir di Pasar Kemis.
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
SMESCO Uji Dorong Layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap Untuk UMKM

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta-SMESCO Indonesia membuka layanan komprehensif satu atap dalam
pembuatan sertifikasi dan perizinan untuk memudahkan pelaku usaha mikro, kecil dan
menengah dalam mengakses legalitas produk seperti NIB, Halal dan HaKI yang
Baca Lainnya :
- Rocky Gerung: Koperasi Harus Jadi Pilar Utama Kekuatan Ekonomi Nasional
- Bazar Sembako Koperasi Merah Putih Kutajaya Diserbu Warga, Barang Dagangan Ludes Terjual
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
- Kementerian UMKM Dorong Waralaba Jadi Instrumen UMKM Naik Kelas
dikemas dalam kegiatan pendampingan, bimbingan dan konsultasi, Selasa (23/1).
“Kegiatan ini langsung dirasakan manfaatnya bagi UMKM, untuk pengurusan NIB, UMKM dalam sepuluh menit sudah bisa mendapatkan sertifikatnya,” ujar Direktur Bisnis dan Pemasaran SMESCO Indonesia, Wientor Rah Mada

Lebih lanjut Wientor mengatakan, uji dorong Layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap untuk UMKM tersebut akan dilaksanakan sebanyak dua belas kali dalam tahun ini. Adapun layanan yang menjadi unggulan di antaranya adalah pengurusan legalitas Halal Self Declare bagi UMKM dan akan dilakukan pendampingan serta akan langsung diregistrasi ke dalam akun resmi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Lalu bagi UMKM yang ingin mengurus paten merek, SMESCO juga telah bekerjasama dengan Kementerian Hukum dan HAM sehingga proses pengurusan hak paten akan menjadi jauh lebih mudah dan cepat.
Wientor menambahkan, salah satu layanan unggulan yang diminati yakni sertifikasi BPOM. Layanan ini sangat membantu bagi UMKM di daerah-daerah pelosok, SMESCO dan BPOM akan melakukan audit Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) melalui virtual zoom untuk para pelaku UMKM, sehingga mereka tidak perlu harus didatangi oleh petugas BPOM.
Ika, pelaku UMKM Gudeg Solo asal Duren Sawit, Jakarta Timur mengakui, selama di SMESCO dirinya didampingi dan diberi bimbingan secara detil yang memudahkan proses pembuatan perizinan BPOM dan PIRT.
“Saya lebih percaya diri sudah pasti, kemudian saya ingin produk saya itu ekspansinya lebih luas lagi, jadi di sini tuh ternyata saya bisa ketemu selain untuk pengurusan legalitas, saya juga bisa ketemu orang-orang yang kompeten, saya diberikan peluangpeluang dan info penting yang untuk nantinya ekspansi ke usaha Gudeg Solo itu
sendiri,” demikian Ika menceritakan usai mendapatkan sertifikat PIRT di SMESCO.
Senada dengan Ika, pelaku UMKM skincare, Melia Meisya pemilik brand skincare Queen Beauty Glow yang mengawali usahanya melalui makloon mengungkapkan, HaKI merupakan suatu hal yang penting.
Menurutnya, HAKI itu menjadi wajib sekali ketika sudah punya brand dan sudah punya produk, agar produknya memiliki kekuatan hukum.“Kalau prosesnya sih alhamdulilah dipermudah selagi syarat dan prosedurnya kita sudah bisa melengkapi. Semua proses tahapan perijinian produk saya dapatkan di SMESCO, ini yang saya urus adalah brand usaha saya yang kedua.” Ujar Melia
Kembali menurut Wientor Rah Mada, SMESCO Indonesia telah melayani 35.046 UMKM di seluruh Indonesia baik dalam layanan informasi melalui chat, webinar, konsultasi tatap muka dan layanan legalitas sepanjang tahun 2023.
“Sebanyak 869 UMKM telah berhasil memiliki legalitas usaha baik itu PIRT, Halal, BPOM dan HaKI melalui SMESCO. Tahun ini kita akan menjangkau pelaku UMKM di daerah-daerah, agar lebih banyak lagi UMKM yang bisa memiliki legalitas berusaha,” pungkas Wientor.(Reporter:Achmad Sholeh Alek)

.jpg)
.jpg)
.jpg)



.jpg)


.jpg)




