Breaking News
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
Rumah Anak Yatim Piatu Diduga Diserobot Oknum Tidak Bertanggung Jawab

MEGAPOLITANPOS.COM, Maros - Pasca menjadi yatim piatu, rumah orang tua Azizah (14) yang terletak di BTN Salindo Blok A No. 12 RT. 01 RW. 05 Kelurahan Bontoa Kabupaten Maros diduga diserobot oleh oknum tak bertanggung jawab. Jumat, (24/03/2022). Kejadian menyedihkan itupun diadukan ke Kantor Hukum Irwan Tompo, SH dan Rekan, sambil menangis sedih kakek Azizah menceritakan kejadian yang menimpa cucunya itu dan memohon penuh harapan untuk diberikan bantuan Hukum agar hak - nya dapat dikembalikan. Saat ditemui di lokasi kejadian Irwan Tompo, SH selaku Kuasa Hukum dari anak yatim piatu itu mengatakan akan melakukan langkah hukum dan akan mengadukan diduga oknum pelaku ke Pihak Kepolisian. "Iya, tolong dicatat, bahwa adek Azizah ini adalah ahli waris yang sah dari orang tuanya, dan insya Allah kami akan adukan kasus ini ke Pihak Kepolisian" ujarnya pada awak media. Ia melanjutkan karena rumah itu di gembok, anak tersebut sudah tidak bisa mengambil baju dan masuk ke rumah, dimana rumah itu ditempati sejak bayi, dan saat ini anak itu menjadi terlantar. "Pasca menjadi yatim piatu, rumah orang tua Azizah di datangi oleh oknum yang diduga menyerobot rumah itu, lantas menggembok dan membuatkan Plang bahwa rumah itu akan dijual," beber Advokat muda itu pada media. "Sewaktu Azizah pulang sekolah, ia pun histeris dan kaget melihat rumahnya sudah digembok dan mau dijual." Tutupnya. Dari pantauan awak media di lokasi kejadian terlihat beberapa tetangga Azizah merasa kasihan dan ikut prihatin atas kejadian yang dialami. Ditempat yang lain, awak media menemui Abdul Rahman selaku Ketua RW setempat dan ia pun membenarkan bahwa rumah tersebut adalah milik orang tua Azizah. "saya sangat akrab dengan orang tua Azizah, saya yang bangun itu Salindo, saya tau persis, jadi HG dan Istrinya murni user, jadi saya tau yang beli rumah itu HG dan HS, dia jual itu alat elektonya untuk beli itu rumah." ucapnya. "Dan saya menyaksikan sendiri perjuangan HG (Orang tua Azizah - red) untuk membeli rumah itu, saya saksi hidupnya, saya sangat akrab dengan Almarhum." Tambahnya lagi Terpisah saat dikonfirmasi diduga oknum yang menyerobot rumah peninggalan orang tua Azizah itu menjelaskan bahwa dari awal saya mau bertemu dengan anak itu. "Dan harus bapak tau, dari awal saya mau bertemu sama anak itu tapi tidak dibiarkan sama pihak lain yang bukan keluarga," ucapnya. "Dan saya tunggu sampai sekarang untuk memberi kunci rumah tapi belum datang juga malah saya dituduh menelantarkan." tulisnya melalui pesan singkat. Diketahui dari kutipan Akte Kelahiran bahwa Azizah merupakan anak Kesatu perempuan dari ayah HG dan Ibu HS.Taufiq








.jpg)








