Breaking News
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- DPRD Apresiasi Gerak Cepat PUPR, Namun Soroti Kualitas
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- Ditreskrimsus Polda Metro Bongkar Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu di Bogor
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
- Stabilitas BBM Jadi Prioritas, Wabup Felix Dorong MBSM Maksimal Layani Warga
- Majalengka Ngebut! Groundbreaking KIEM Buka Jalan Ribuan Lapangan Kerja
- Layanan Kesehatan Gratis untuk Nasabah, Pemkab Barito Utara Gandeng BPD Kalteng
Rumah Anak Yatim Piatu Diduga Diserobot Oknum Tidak Bertanggung Jawab

MEGAPOLITANPOS.COM, Maros - Pasca menjadi yatim piatu, rumah orang tua Azizah (14) yang terletak di BTN Salindo Blok A No. 12 RT. 01 RW. 05 Kelurahan Bontoa Kabupaten Maros diduga diserobot oleh oknum tak bertanggung jawab. Jumat, (24/03/2022). Kejadian menyedihkan itupun diadukan ke Kantor Hukum Irwan Tompo, SH dan Rekan, sambil menangis sedih kakek Azizah menceritakan kejadian yang menimpa cucunya itu dan memohon penuh harapan untuk diberikan bantuan Hukum agar hak - nya dapat dikembalikan. Saat ditemui di lokasi kejadian Irwan Tompo, SH selaku Kuasa Hukum dari anak yatim piatu itu mengatakan akan melakukan langkah hukum dan akan mengadukan diduga oknum pelaku ke Pihak Kepolisian. "Iya, tolong dicatat, bahwa adek Azizah ini adalah ahli waris yang sah dari orang tuanya, dan insya Allah kami akan adukan kasus ini ke Pihak Kepolisian" ujarnya pada awak media. Ia melanjutkan karena rumah itu di gembok, anak tersebut sudah tidak bisa mengambil baju dan masuk ke rumah, dimana rumah itu ditempati sejak bayi, dan saat ini anak itu menjadi terlantar. "Pasca menjadi yatim piatu, rumah orang tua Azizah di datangi oleh oknum yang diduga menyerobot rumah itu, lantas menggembok dan membuatkan Plang bahwa rumah itu akan dijual," beber Advokat muda itu pada media. "Sewaktu Azizah pulang sekolah, ia pun histeris dan kaget melihat rumahnya sudah digembok dan mau dijual." Tutupnya. Dari pantauan awak media di lokasi kejadian terlihat beberapa tetangga Azizah merasa kasihan dan ikut prihatin atas kejadian yang dialami. Ditempat yang lain, awak media menemui Abdul Rahman selaku Ketua RW setempat dan ia pun membenarkan bahwa rumah tersebut adalah milik orang tua Azizah. "saya sangat akrab dengan orang tua Azizah, saya yang bangun itu Salindo, saya tau persis, jadi HG dan Istrinya murni user, jadi saya tau yang beli rumah itu HG dan HS, dia jual itu alat elektonya untuk beli itu rumah." ucapnya. "Dan saya menyaksikan sendiri perjuangan HG (Orang tua Azizah - red) untuk membeli rumah itu, saya saksi hidupnya, saya sangat akrab dengan Almarhum." Tambahnya lagi Terpisah saat dikonfirmasi diduga oknum yang menyerobot rumah peninggalan orang tua Azizah itu menjelaskan bahwa dari awal saya mau bertemu dengan anak itu. "Dan harus bapak tau, dari awal saya mau bertemu sama anak itu tapi tidak dibiarkan sama pihak lain yang bukan keluarga," ucapnya. "Dan saya tunggu sampai sekarang untuk memberi kunci rumah tapi belum datang juga malah saya dituduh menelantarkan." tulisnya melalui pesan singkat. Diketahui dari kutipan Akte Kelahiran bahwa Azizah merupakan anak Kesatu perempuan dari ayah HG dan Ibu HS.Taufiq








.jpg)

.jpg)






