- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Pempek King Al-Bar99 Sensasi Khas Palembang Hadir di Pasar Kemis.
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
PSI Desak Pemprov Bentuk Kampung Siaga Bencana untuk Tanggulangi Banjir
August Hamonangan: Perlu Keterlibatan Masyarakat

Keterangan Gambar : ( Kedua dari kiri )Wakil Ketua Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta, August Hamonangan
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta mengusulkan anggaran untuk penanggulangan banjir senilai Rp 3,63 triliun dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) DKI 2023.
Wakil Ketua Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta, August Hamonangan mengomentari hal tersebut. Menurutnya, upaya penanggulangan banjir tidak akan berhasil walau seberapa besar pun anggarannya, apabila tidak melibatkan peran serta masyarakat.
"Penanganan banjir saya setuju dengan apa yang disampaikan dalam target prioritas. Tapi, ini tidak akan bisa tercapai walau dengan anggaran sebesar apapun atau sebanyak apapun tanpa melibatkan peran masyarakat," ucapnya dalam rapat Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta.
"Salah satu wujud nyata yang menunjukkan adanya peran serta masyarakat dalam penanggulangan banjir adalah pendirian Kampung Siaga Bencana (KSB)," sambungnya.
August mengapresiasi langkah Kasudin Sosial Jakarta Selatan yg sedang menggiatkan pendirian KSB diberbagai Kecamatan se-Jakarta Selatan.
"Harusnya ide KSB menjadi program nyata Pemprov untuk diimplementasikan di seluruh kecamatan di DKI Jakarta, khususnya mereka yang sering terdampak banjir. KSB tentunya berperan di lini terdepan agar jika terjadi banjir, penanganannya bisa lebih cepat dan terstruktur," jelasnya.




.jpg)


.jpg)


.jpg)
.jpg)




