- Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal.
- Wujud Nyata Koramil, Ciptakan Situasi Wilayah Aman dan Kondusif
- Maryono Apresiasi Kontribusi Ormas dalam Menjaga Trantibum.
- 20 Siswa Keracunan MBG SPPG Cik Ditiro Telan Korban Diduga Dari Makanan Rolade Telur.
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
- Temuan Botol Miras dan Dugaan Pungli di Kalijodo, Pramono: Sudah Saya Minta Dibersihkan
- Bupati Minta Kepala Perangkat Daerah Kawal Pelaksanaan APBD Perubahan 2026 Secara Bertanggung Jawab
- Paripurna APBD Perubahan 2026, Pemkab Barito Utara Tekankan Anggaran Berorientasi Kepentingan Masyarakat
- Nurhadi DPR RI: Keracunan Masal Puluhan Siswa di Blitar BGN, Dinas Kesehatan Investigasi Mendalam .
- Maryono: Jangan Ragu, Asalkan Benar dan Sesuai Aturan!
Ponpes Makhzanul Adzkia Pandeglang Ajari Santri Menulis Berita

MEGAPOLITANPOS.COM Banten - Sebagai upaya mengembangkan potensi diri dan meningkatkan literasi media bagi generasi muda, Pondok Pesantren Makhzanul Adzkia bekerjasama dengan PWI Banten mengadakan Pelatihan Jurnalistik bagi santri, bertempat di Aula Pondok Pesantren Makhzanul Adzkia Pandeglang, Senin, 14/11/2024.
Dalam pelatihan ini, para santri dibekali pengetahuan dasar jurnalistik seperti menulis berita, reportase, wawancara dan lain-lain.
Pimpinan Pondok Pesantren Makhzanul Adzkia yang juga sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Banten Kyai Mohamad Hopip mengatakan pendidikan jurnalistik bagi santri ini sangat penting dilakukan, agar para santri sebagai calon juru dakwah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sesuai dengan etika dan aturan yang berlaku.
Baca Lainnya :
- Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal.
- Wujud Nyata Koramil, Ciptakan Situasi Wilayah Aman dan Kondusif
- Maryono Apresiasi Kontribusi Ormas dalam Menjaga Trantibum.
- 20 Siswa Keracunan MBG SPPG Cik Ditiro Telan Korban Diduga Dari Makanan Rolade Telur.
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
"Bagi santri pendidikan jurnalistik itu sangat penting karena berkaitan erat dengan tugasnya dalam melaksanakan dakwah dan amar ma'ruf nahi munkar". ujarnya.
menurutnya pada era digitalisasi saat ini, para santri diharapkan mampu memfilter berbagai informasi yang bersebaran di media sosial maupun media lainnya, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat sesuai fakta.
"Dalam berdakwah, apa yang disampaikan harus sesuai syariat, tidak hanya asal ngomong tapi harus berdasarkan fakta atau dalil yang soheh". tambahnya.
Sementara itu Ketua PWI PWI Banten Rian Nopandra berharap kegiatan pelatihan jurnalistik bagi santri dapat melahirkan calon-calon wartawan profesional yang menjunjung tinggi etika, bersikap kritis dan objektif dalam menyampaikan informasi.
"Saya berharap kegiatan pelatihan jurnalistik yang sudah menjadi kegiatan rutin PWI Banten dapat terus dikembangkan sehingga melahirkan wartawan-wartawan profesional pada masa yang akan datang". ujarnya.
Pendidikan jurnalistik menjadi bagian pendidikan ekstrakulikuler di Pondok Pesantren Makhzanul Adzkia selain pencak silat, marawis, latihan pidato 3 bahasa, pramuka dan lain-lain. ** (Jhn)
















