- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
Ponpes Makhzanul Adzkia Pandeglang Ajari Santri Menulis Berita

MEGAPOLITANPOS.COM Banten - Sebagai upaya mengembangkan potensi diri dan meningkatkan literasi media bagi generasi muda, Pondok Pesantren Makhzanul Adzkia bekerjasama dengan PWI Banten mengadakan Pelatihan Jurnalistik bagi santri, bertempat di Aula Pondok Pesantren Makhzanul Adzkia Pandeglang, Senin, 14/11/2024.
Dalam pelatihan ini, para santri dibekali pengetahuan dasar jurnalistik seperti menulis berita, reportase, wawancara dan lain-lain.
Pimpinan Pondok Pesantren Makhzanul Adzkia yang juga sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Banten Kyai Mohamad Hopip mengatakan pendidikan jurnalistik bagi santri ini sangat penting dilakukan, agar para santri sebagai calon juru dakwah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sesuai dengan etika dan aturan yang berlaku.
Baca Lainnya :
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
"Bagi santri pendidikan jurnalistik itu sangat penting karena berkaitan erat dengan tugasnya dalam melaksanakan dakwah dan amar ma'ruf nahi munkar". ujarnya.
menurutnya pada era digitalisasi saat ini, para santri diharapkan mampu memfilter berbagai informasi yang bersebaran di media sosial maupun media lainnya, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat sesuai fakta.
"Dalam berdakwah, apa yang disampaikan harus sesuai syariat, tidak hanya asal ngomong tapi harus berdasarkan fakta atau dalil yang soheh". tambahnya.
Sementara itu Ketua PWI PWI Banten Rian Nopandra berharap kegiatan pelatihan jurnalistik bagi santri dapat melahirkan calon-calon wartawan profesional yang menjunjung tinggi etika, bersikap kritis dan objektif dalam menyampaikan informasi.
"Saya berharap kegiatan pelatihan jurnalistik yang sudah menjadi kegiatan rutin PWI Banten dapat terus dikembangkan sehingga melahirkan wartawan-wartawan profesional pada masa yang akan datang". ujarnya.
Pendidikan jurnalistik menjadi bagian pendidikan ekstrakulikuler di Pondok Pesantren Makhzanul Adzkia selain pencak silat, marawis, latihan pidato 3 bahasa, pramuka dan lain-lain. ** (Jhn)

















